Ingin Mudik, Syakir Daulay Rindu Hangatnya Suasana Lebaran di Kampung Halaman

Fimela.com, Jakarta Momen mudik ke kampung halaman selalu menjadi hal yang menarik untuk dikulik setiap memasuki fase akhir bulan suci Ramadan. Kelonggaran aturan yang dibuat pemerintah pasca pandemi Covid-19 pun nyatanya disambut antusias oleh masyarakat, termasuk aktor muda Syakir Daulay.

Dengan aturan perjalanan yang sudah dilonggarkan pemerintah, pria 20 tahun itu berharap bisa punya kesempatan untuk mudik ke Nangroe Aceh Darussalam tahun ini. Ia mengaku rindu akan suasana Lebaran di tanah kelahirannya itu.

"Lebaran sih pengen banget pulang kampung, ya semoga nanti bisa pulang kampung juga," ucap Syakir Daulay di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, belum lama ini.

"Tapi sekarang sih udah enak kita udah bisa ngumpul, jadi pengen ngerasain ngumpul bareng lagi," tambahnya kemudian.

BACA JUGA

Rencana Ajaib Raffi Ahmad, Rayakan Lebaran di 3 Kota Dalam Satu Hari

Jelang Lebaran, Fairuz A Rafiq Punya Tradisi Unik Bareng Keluarga

Bareng Aurel Hermansyah dan Krisdayanti, Ashanty Pilih Lebaran di Singapura

Suasana Kebersamaan

<p>Syakir Daulay</p>

Syakir Daulay

Selain berkumpul bersama keluarga, hal lain yang dirindukan adik kandung Zikri Daulay itu terkait keingiannya untuk mudik di Lebaran tahun ini adalah suasana kehangatan. Menurutnya, ada satu tradisi di kampung halamannya yang memungkinkan seluruh warga kampung berkumpul untuk sekedar makan bersama sambil berbagi keseruan.

"Kalau di Aceh tuh bisa sekampung kita lebaran bareng. Ada kita ngumpul, makan bareng satu kampung. Kadang tuh di Aceh kalau nggak pandemi ada pawai, jadi bener-bener seru banget," paparnya.

Bagi-Bagi Angpao

<p>Syakir Daulay</p>

Syakir Daulay

Dan, hal lain yang juga dirindukan Syakir Daulay dalam momen Lebaran adalah kebiasaan untuk bagi-bagi angpao. Meski masih muda, Syakir mengaku sudah menjadi sasaran para keponakannya untuk dimintai angpao setiap bertemu.

"Ketika pulang kampung udah diserang keponakan-keponakan, saudara-saudara untuk dimintain THR. Tapi nggak apa-apa, seneng. Di situ justru membuka rezeki-rezeki kita gitu," pungkasnya.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel