Ingin Rayakan HUT RI di Puncak Gunung Bawakaraeng, Pendaki Terjatuh hingga Patah Kaki

Merdeka.com - Merdeka.com - Seorang pendaki yang berencana melaksanakan upacara bendera di puncak Gunung Bawakaraeng mengalami nasib nahas. Dia terjatuh hingga mengalami patah kaki di pos delapan.

Kepala Seksi Operasi Basarnas Sulawesi Selatan Muh Rizal membenarkan informasi adanya seorang pendaki yang gerjatuh di pos 8 Gunung Bawakaraeng. Rizal mengaku belum mengetahui identitas satu pendaki tersebut karena belum mendapatkan data terbaru dari tim SAR yang mengevakuasi.

"Tim SAR gabungan masih mengevakuasi satu orang pendaki yang terjatuh di Pos 8 dan mengalami fraktur di kaki," ujarnya melalui pesan WhatsApp, Selasa (16/8).

Ratusan Personel Basarnas Disiagakan

Rizal mengungkapkan saat ini setidaknya ada 1.435 orang pendaki yang berada di Gunung Bawakaraeng untuk merayakan HUT ke-77 RI. Dari jumlah tersebut 763 orang sudah berada di puncak gunung yang ada di Kabupaten Gowa itu.

"Sebanyak 154 orang masih di Lembanna dan 518 di Lembah Ramma," bebernya.

Kepala Basarnas Sulsel Djunaidi mengatakan, pihaknya telah menempatkan ratusan personel di tiap-tiap posko dilalui oleh para pendaki yang akan naik ke Gunung Bawakaraeng. Beberapa posko seperti di Lembanna dan Tassoso juga telah diantisipasi.

Pihaknya menempatkan personel di beberapa titik jalur, untuk mengantisipasi adanya pendaki yang tidak melalui jalur Lembanna. Seperti yang terjadi pada 2021 lalu ada pendaki yang meninggal, tapi tidak melalui jalur umum.

"Jadi itu juga kita antisipasi. Semua jalur tikus itu kita sudah cover," ucapnya. [yan]