Ingin Tahu, Ini Bedanya Tabungan dan Giro

Liputan6.com, Jakarta Tabungan menjadi produk perbankan yang paling familiar dan banyak digunakan oleh masyarakat luas. Bukan hanya para orang dewasa saja, saat ini tabungan juga sudah banyak tersedia khusus untuk anak-anak.

Ada banyak bank yang menyediakan beragam jenis tabungan, di mana para nasabah seperti Anda bisa leluasa memilih jenis tabungan yang paling tepat dan sesuai kebutuhan.

Meski punya fungsi utama yang sama, berbagai jenis tabungan ini biasanya akan menawarkan kelebihan tersendiri bagi para nasabahnya. 

Selain tabungan, giro merupakan salah satu produk perbankan lainnya yang juga bisa diakses oleh para nasabah. Produk perbankan yang satu ini pada umumnya banyak digunakan oleh para pebisnis dan juga pihak perusahaan.

Giro memberikan banyak kemudahan untuk bertransaksi, terutama terkait dengan urusan bisnis skala besar yang pada umumnya membutuhkan penggunaan cek di dalam transaksi keuangannya.

Pada dasarnya tabungan dan giro memiliki perbadaan manfaat yang cukup besar, sebab segmen penggunanya juga sudah berbeda sejak awal.

Sebelum Anda memilih salah satu di antara kedua produk ini, pastikan memahami dengan baik berbagai perbedaan tersebut.

Jadi, tabungan dan giro jelas sesuatu yang berbeda. Apa saja perbedaannya? Berikut penjelasannya, seperti dikutip dari Cermati.com.

 

 

* Dapatkan pulsa gratis senilai Rp 5 juta dengan download aplikasi terbaru Liputan6.com di tautan ini.

Perbedaan Tabungan

Pengunjung melakukan penarikan uang melalui ATM di kawasan Jakarta, Jumat (25/1). Hingga 2018 sendiri, kartu debit Mandiri yang beredar telah mencapai 18,7 juta keping. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

1. Media penarikan dana

Selain dilakukan langsung di teller bank, penarikan dana dari rekening tabungan bisa dilakukan langsung di mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM).

Saat ini, ada banyak mesin ATM yang bisa ditemukan dengan mudah, sehingga berbagai kebutuhan transaksi keuangan bisa terpenuhi dengan baik.

Bukan hanya penarikan tunai saja, ATM memungkinkan nasabah pemegang tabungan untuk melakukan berbagai transaksi keuangan yang mereka perlukan, seperti: pembayaran tagihan (listrik, telepon, kartu kredit, dan yang lainnya), pembelian tiket, transfer, dan berbagai transaksi lainnya.

2. Batas penarikan dana juga transfer

Pada umumnya, jumlah penarikan tunai dan juga transfer harian yang bisa dilakukan melalui ATM para pemegang tabungan dibatasi oleh pihak bank, sesuai dengan jenis tabungan nasabah itu sendiri. Namun jika menginginkan transaksi dengan nilai yang besar, nasabah tabungan bisa melakukannya langsung di teller bank.

3. Efisiensi dalam bertransaksi

Pengunjung bertransaksi dengan tap cas BNI saat pertemuan tahunan IMF-Bank Dunia Grup di Bali, Jumat (11/12). PT BNI (Persero) Tbk menerbitkan 760 Kartu Virtual Account Debit yang diberikan kepada para delegasi negara peserta. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Tabungan memang lebih praktis dan cocok untuk perorangan, di mana berbagai transaksi bisa dilakukan dengan mudah dan cepat. Namun hal ini tentu tidak bisa dijadikan tolok ukur, sebab masing-masing orang akan memiliki pandangan dan kebutuhan tersendiri terhadap layanan perbankan ini. Jadi, tabungan juga bisa saja untuk perusahaan.

4. Laporan bulanan

Guna melihat riwayat transaksi atau laporan bulanan, pemegang rekening tabungan bisa menggunakan layanan internet banking ataupun mobile banking yang praktis.

Namun jika terbiasa mendatangi bank, maka nasabah juga bisa meminta langsung pihak bank untuk mencetak buku tabungan, sehingga berbagai transaksi yang dilakukan bisa terlihat dengan jelas.

Jika tidak melakukan pencetakan buku tabungan ini dalam waktu yang lama (beberapa bulan), maka berbagai transaksi yang terjadi di dalam rekening tabungan biasanya akan terakumulasi oleh sistem. Selain itu, mesin ATM juga bisa digunakan untuk melakukan pengecekan saldo rekening tabungan.

Perbedaan Giro

Informasi dan Ketentuan Pengisian Bilyet Giro Terbaru (BCA.co.id)

1. Media penarikan dana

Berbeda dengan rekening tabungan yang bisa melakukan penarikan tunai yang praktis melalui ATM, giro justru hanya menyediakan media penarikan dengan menggunakan layanan bilyet giro dan juga cek.

Bilyet giro ini bisa dicairkan dengan cara pemindahbukuan langsung ke rekening penerimanya. Sedangkan cek bisa langsung dicairkan dalam bentuk uang tunai. 

2. Batas penarikan dan juga transfer

Sedangkan untuk pemegang giro, jumlah transaksi harian ini tidak dibatasi. Nasabah bebas melakukan transaksi harian dengan rekening giro mereka, selama dana yang dibutuhkan masih tersedia dengan mencukupi. Inilah salah satu alasan mengapa giro menjadi pilihan yang tepat untuk para pebisnis yang memiliki banyak transaksi keuangan setiap harinya.

3. Efisiensi dalam bertransaksi

Ilustrasi cek perjalanan (Pixabay)

Pada dasarnya tabungan dan juga giro sama-sama bisa digunakan oleh perseorangan maupun perusahaan. Namun di dalam praktiknya, giro memang lebih cocok untuk perusahaan, sebab sistem transaksi yang diterapkan di dalam giro dan prosedur penarikannya memang tidak terbilang praktis untuk perorangan

4. Laporan bulanan

Bagi pemegang giro, bisa melihat berbagai transaksi keuangannya dalam sebulan penuh secara detail, sebab pihak bank akan mencetak dan mengirimkannya langsung ke alamat nasabah yang bersangkutan. Hal ini tentu akan sangat membantu, di mana para nasabah tidak lagi perlu mendatangi bank untuk urusan yang satu ini.

Pilih yang Paling Tepat dan Sesuai Kebutuhan

Giro dan tabungan memiliki manfaat yang berbeda, sehingga keduanya menawarkan tingkat kenyamanan yang juga berbeda. Pastikan Anda mengetahui berbagai perbedaan ini dengan baik sejak awal, sehingga Anda bisa menjadikannya sebagai pertimbangan. Pilih rekening yang paling tepat dan sesuai dengan kebutuhan keuangan, sehingga Anda bisa mendapatkan manfaat maksimal atas penggunaannya untuk berbagai transaksi keuangan yang diperlukan.