Ingin Transaksi di Marketplace NFT OpenSea? Siapkan Hal Ini Sebelum Bertransaksi

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta - Warganet Indonesia baru-baru ini dihebohkan dengan fenomena Ghozali yang menjual Non Fungible Token (NFT) yang berupa koleksi foto selfienya dari 2017-2021.

NFT milik Ghozali diberi nama Ghozali Everyday, yang dijual melalui salah satu marketplace NFT terbesar di dunia yaitu OpenSea. OpenSea diciptakan sebagai pasar bagi orang untuk membeli dan menjual apa yang disebut dengan NFT, yang merupakan bagian unik dari kode digital yang didukung oleh teknologi blockchain.

NFT yang diperdagangkan di OpenSea dapat bervariasi, tetapi yang paling populer adalah karya seni digital yang dibuat oleh seniman dan mendaftarkan karya mereka untuk dilelang di situs OpenSea.

Lalu bagaimana cara agar dapat menjual hasil karya atau NFT melalui marketplace OpenSea? Dilansir dari laman resmi OpenSea, berikut hal yang harus dipersiapkan sebelum bertransaksi di marketplace NFT OpenSea.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Siapkan Dompet Kripto

Perkembangan pasar aset kripto di Indonesia. foto: istimewa
Perkembangan pasar aset kripto di Indonesia. foto: istimewa

Sebelum membuat akun di OpenSea, calon pengguna harus memiliki dompet kripto, salah satunya MetaMask. MetaMask dapat menyimpan aset kripto seperti ETH yang akan digunakan sebagai transaksi NFT di OpenSea.

Semua transaksi yang terhubung ke alamat dompet, dapat ditemukan di etherscan.io. Para pengguna disarankan untuk selalu memeriksa Etherscan setelah menyelesaikan setiap transaksi.

Mengapa membutuhkan dompet sebelum bertransaksi di OpenSea?

OpenSea sendiri adalah platform yang digunakan untuk berinteraksi dengan blockchain. OpenSea tidak pernah mengambil alih aset atau menyimpan NFT pengguna.

Sebagai gantinya, NFT menyediakan sistem untuk pertukaran peer to peer untuk bertransaksi dengan orang lain langsung di blockchain. Oleh karena itu, memerlukan dompet untuk membantu mengubah transaksi di browser menjadi transaksi di blockchain.

Siapkan aset kripto

Ilustrasi Mata Uang Kripto, Mata Uang Digital. Kredit: WorldSpectrum from Pixabay
Ilustrasi Mata Uang Kripto, Mata Uang Digital. Kredit: WorldSpectrum from Pixabay

Hal pertama yang perlu disiapkan adalah mata uang digital. Karena OpenSea menggunakan Ethereum sebagai alat transaksi maka calon pengguna harus memiliki ETH untuk melakukan transaksi NFT di OpenSea.

Pengguna bisa mendapatkan mata uang digital yang mendorong transaksi di blockchain Ethereum dari pertukaran mata uang digital seperti Coinbase. Nantinya, ETH dapat digunakan sebagai alat transaksi di OpenSea.

Hubungkan dompet dengan OpenSea

Ilustrasi Mata Uang Kripto, Mata Uang Digital. Kredit: WorldSpectrum from Pixabay
Ilustrasi Mata Uang Kripto, Mata Uang Digital. Kredit: WorldSpectrum from Pixabay

Setelah memiliki dompet, selanjutnya pengguna harus menghubungkan dompet miliknya dengan OpenSea. Caranya adalah dengan membuka laman resmi OpenSea di opensea.io, kemudian pilih profil.

Nantinya pengguna akan diminta untuk menghubungkan dompet. Selanjutnya, pilih dompet yang sesuai dengan yang sudah disiapkan sebelumnya. Berikutnya, pengguna hanya tinggal mengikuti beberapa petunjuk yang diberikan.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel