Ingrid Kansil: Pecat Oknum Guru Pelaku Pelecehan Seksual di Jaktim

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Anggota DPR RI Ingrid Kansil prihatin atas ulah oknum Wakil Kepala Sekolah di Jakarta Timur yang meminta siswinya melakukan oral seks.

"Kalau kita artikan guru kepanjangan dari digugu dan ditiru atau dalam kata lain guru merupakan panutan dan tauladan bagi muridnya. Seharusnya guru memberikan jejak tiru yang baik bukan sebaliknya," kata Inggrid Kansil yang juga Anggota Komisi VIII DPR RI, di Jakarta, Sabtu (2/3/2013),.

Pelecehan seksual oleh oknum guru tersebut secara tidak langsung merepresentasikan sisi kelam dunia pendidikan nasional  yang bermoral, berbudaya dan berkarakter.

Karena itu dirinya meminta pelaku pelecehan seksual diproses secara hukum.

"Tentunya saya mengutuk keras kejadian tersebut dan diproses secara hukum. Karena karena bertentangan dengan pembukaan UUD 1945, bahwa salah satu  tujuan dibentuknya Negara Republik Indonesia adalah untuk mencerdaskan kehidupan bangsa. Saya mendukung langkah kepolisian untuk mengungkap kasus pelecehan seksual terhadap siswi untuk dapat menjerat pelaku seberat-beratnya sesuai dengan peraturan hukum yang berlaku jika terbukti," tegas isteri Menteri Koperasi dan UKM Sarief Hasan ini.

Selain itu, Ingrid juga meminta oknum guru tersebut dipecat.

"Dinas pendidikan tidak usah berikan toleransi lagi kepada oknum guru yang melakukan pelecahan seksual. Saya juga mengusulkan agar oknum guru sekaligus wakil kepala sekolah dipecat dari jabatannya," pintanya.

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.