Ini 4 Trik Hemat Liburan Bersama Keluarga

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta Penurunan level Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di sejumlah wilayah disambut senang oleh masyarakat. Pasalnya, dengan turunnya angka pengidap Covid-19, pemerintah mulai melonggarkan aktivitas masyarakat, termasuk liburan.

Namun, pemerintah tetap mengimbau untuk menerapkan protokol kesehatan selama berwisata. Nah, kini sudah banyak lokasi wisata perlahan dibuka untuk umum.

Dengan begitu, masyarakat bisa berwisata bersama keluarga maupun dengan teman. Namun, masalah yang biasa dirasakan saat liburan adalah terlalu boros.

Yap, meski sudah merencanakan dengan matang khususnya masalah biaya yang akan dikeluarkan saat liburan, terkadang anggaran yang direncanakan biasanya meleset dari perkiraan, sehingga sering melampaui anggaran yang sudah ditetapkan. Berikut, tips hemat liburan bersama keluarga.

Buat rincian dana

Sebelum liburan, ada baiknya Anda membuat daftar barang yang diperlukan. Rincikan apa saja yang akan diperlukan, mulai dari akomodasi, logistik, sampai berapa hari Anda akan liburan.

Menabung

Seperti ulasan di awal kalimat, menabung dan membuat tabungan lebih baik ketimbang harus menggunakan uang bulanan. Nah, Anda bisa membuat rekening di bank. Buatlah terpisah dengan uang rutin.

Dengan begitu, ini akan membantu melacak dengan mudah apa yang Anda simpan dan menjaganya agar tetap terpisah dari pengeluaran rutin yang lainnya.

Potong biaya yang tak perlu

Biasanya saat liburan, Anda ataupun anggota keluarga yang lain kerap membeli camilan terlalu banyak. Nah, tentu hal itu bisa dipotong. Belilah yang diperlukan dan secukupnya saja. Terkadang kita bisa lupa belanja untuk hal-hal yang sebenarnya tak penting.

Kendaraan yang tepat

Saat liburan perlu dipikirkan pula mengenai transportasi. Apakah Anda perlu liburan lewat jalur udara atau darat. Nah, untuk menghemat biaya lebih baik menggunakan jalur darat. Tentu hal ini merujuk ke menggunakan mobil pribadi. Tetapi menggunakan mobil pribadi bisa juga membuat kantong jebol. Hal tersebut bisa terjadi akibat mobil boros bahan bakar.

(*)

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel