Ini 5 Hal yang Akan Terjadi Jika Anda Mandi Lebih dari Dua Kali Sehari

·Bacaan 3 menit

Liputan6.com, Jakarta - Kita semua sudah terbiasa untuk mandi sehari dua kali, di pagi dan sore hari untuk menjaga kebersihan tubuh kita. Mandi juga bisa membantu kita untuk menjaga aroma tubuh kita tetap wangi dan segar setelah berolahraga.

Namun jika Anda terlalu sering mandi nyatanya bisa merusak kulit, rambut, bahkan bisa mempengaruhi kesehatan reproduksi Anda. Melansir dari Healhtline, beberapa dokter kulit merekomendasikan untuk mandi dua hari sekali.

Ketika mandi lebih dari dua kali sehari, Anda berpotensi untuk memiliki kulit yang kering yang diakibatkan oleh peradangan kulit atau eksim. Selain menyebabkan eksim, berikut ini adalah lima hal yang akan terjadi bila Anda mandi lebih dari dua kali sehari, dilansir dari Brightside.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

[vidio:(Video) Tantangan Mandi Es - Liputan6 Malam]()

Rambut Lebih Mudah Berminyak

Ilustrasi mandi (dok. Pixabay.com/Putu Elmira)
Ilustrasi mandi (dok. Pixabay.com/Putu Elmira)

Keramas memang membuat rambut Anda terlihat lebih bersih dan indah. Namun jika Anda mencuci rambut Anda terlalu sering, justru bisa membuat rambut Anda lebih mudah berminyak. Mengoleskan sampo terlalu sering membuat kulit kepala Anda sedikit lebih kering. Kondisi kulit kepala yang kering akan membuat kulit kepala Anda menghasilkan lebih banyak sebum.

Jika Anda memiliki kebiasaan untuk mencuci rambut setiap hari, kulit kepala Anda akan memproduksi lebih banyak minyak untuk mencegah kulit kepala Anda kering. Kondisi inilah yang membuat rambut Anda lebih cepat berminyak atau terlihat lepek.

Menyebabkan Ketombe

Ilustrasi Masalah Rambut Credit: pexels.com/AndreaPiacquadio
Ilustrasi Masalah Rambut Credit: pexels.com/AndreaPiacquadio

Selain membuat kulit kepala berminyak, nyatanya mencuci rambut setiap kali Anda mandi juga bisa membuat kulit kepala Anda berketombe. Memang banyak sekali ditemukan produk sampo yang mengklaim mereka bisa membuat rambut Anda terlihat berkilau, bervolume, dan bebas ketombe.

Namun menggunakan sampo terlalu sering membuat kulit kepala Anda menjadi gatal dan teriritasi. Hal ini bisa menimbulkan ketombe, bahkan pada beberapa kasus bisa memicu kerontokan pada rambut.

Membuat Kulit Terasa Kering

Ilustrasi Kulit Merah-merah Credit: pexels.com/Sam
Ilustrasi Kulit Merah-merah Credit: pexels.com/Sam

Terlalu sering mandi memang bisa membuat tubuh Anda jauh lebih bersih bahkan menjaga aroma tubuh Anda tetap segar. Namun sabun mandi dan air panas bisa menghilangkan bakteri sehat dari kulit Anda dan bisa mengangkat minyak esensial dari kulit Anda.

Minyak alami yang dihasilkan oleh tubuh kita bisa membantu Anda memiliki kulit yang awet muda dan bercahaya. Namun dengan mandi lebih dari dua kali sehari bisa menghilangkan minyak tersebut dan tubuh Anda akan terasa kering. Bahkan beberapa ahli kulit merekomendasikan Anda untuk mandi paling banyak dua kali setiap harinya untuk mencegah kulit gatal dan kering.

Kulit Menjadi Lebih Sensitif

Sumber: Freepik
Sumber: Freepik

Apakah Anda sering mandi menggunakan air panas? Mandi air panas memang merupakan cara yang tepat untuk membuat tubuh Anda tetap bersih dan membunuh kuman-kuman pada tubuh Anda. Namun jika Anda terlalu sering mandi apalagi dengan menggunakan air panas, bisa mengganggu mikrobioma kulit sehingga menyebabkan kulit lebih sensitif dan terlihat pecah-pecah dan kemerahan.

Membuat Rambut Lebih Mudah Rapuh

Sumber: Freepik
Sumber: Freepik

Selain membuat kondisi rambut Anda lebih kering dan menyebabkan ketombe, mandi dan mencuci rambut setiap hari juga membuat rambut Anda rapuh dan lebih mudah patah. Rambut yang rapuh dan mudah patah ini biasanya disebabkan oleh kondisi rambut yang kering. Sehingga penting untuk menjaga kelembaban rambut dan kulit Anda.

Penulis:

Stephanie

Universitas Multimedia Nusantara

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel