Ini 5 Kebijakan Pengganti Pembatasan BBM Subsidi

  • Warning! Bank Mandiri Akuisisi BTN, Kredit Pemilikan Rumah Terancam Pu …

    Warning! Bank Mandiri Akuisisi BTN, Kredit Pemilikan Rumah Terancam Pu …

    TRIBUNnews.com
    Warning! Bank Mandiri Akuisisi BTN, Kredit Pemilikan Rumah Terancam Pu …

    TRIBUNNEWS.COM - Serikat karyawan Bank BTN mengingatkan, Bank Mandiri miskin pengalaman dalam hal penyaluran Kredit Pemilikan Rumah (KPR). …

  • Dahlan: Blok Mahakam untuk Pertamina  

    Dahlan: Blok Mahakam untuk Pertamina  

    Tempo
    Dahlan: Blok Mahakam untuk Pertamina  

    TEMPO.CO, Surakarta - Menteri Badan Usaha Milik Negara Dahlan Iskan menegaskan pemerintah akan mengambil alih pengelolaan Blok Mahakam di Kalimantan Timur. Dia mengaku sudah menolak permintaan perpanjangan kontrak dari pengelola sebelumnya, Total E&P Indonesie dari Perancis. …

  • Utang Luar Negeri Membengkak, Apa Penyebabnya ?

    Utang Luar Negeri Membengkak, Apa Penyebabnya ?

    Tempo
    Utang Luar Negeri Membengkak, Apa Penyebabnya ?

    TEMPO.CO, Jakarta - Bank Indonesia menyatakan utang luar negeri Indonesia pada Februari 2014 mencapai US$ 272,1 miliar atau sekitar Rp 3.106,9 triliun. Nilai utang luar negeri Indonesia membengkak 7,4 persen dibanding Februari 2013 dan lebih besar ketimbang pertumbuhan pada Januari 2014 yang mencapai 7,2 persen. (Baca: Utang Luar Negeri RI Tembus Rp 3.106,9 Triliun). …

TEMPO.CO, Jakarta - Pemerintah membatalkan rencana pembatasan penggunaan bahan bakar minyak bersubsidi berdasarkan kapasitas mesin (cc) dan tahun produksi kendaraan. Alasannya, berdasarkan hasil uji coba, pelaksanaannya sulit dilakukan. (Baca: Pembatasan BBM Subsidi Dibatalkan)

"Untuk sementara, aturan ini kami tunda sampai batas waktu yang tidak ditentukan,” kata Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Jero Wacik setelah rapat kabinet terbatas di kantor kepresidenan, Kamis 3 Mei 2012.

Sebagai gantinya, kata dia, pemerintah mengeluarkan lima keputusan untuk mengendalikan dan membatasi penggunaan BBM bersubsidi agar tidak melonjak melebihi 40 juta kiloliter. (Baca: BBM Batal Naik, Subsidi Naik Rp 300 T dan BBM Batal Naik, Ini 3 Solusi Pengaman Anggaran)

Inilah lima kebijakan pengganti pembatasan BBM subsidi itu:

1. Penggunaan BBM bersubsidi bagi kendaraan dinas pemerintah, baik berpelat merah maupun hitam, dan kendaraan badan usaha milik negara, dibatasi.

- Kendaraan berpelat hitam milik BUMN akan ditempeli stiker untuk memperlancar pengawasan.

- Bakal diberlakukan lebih dulu di wilayah Jakarta dan sekitarnya, dan berlanjut di seluruh Jawa-Bali.

2. Kendaraan untuk kegiatan pertambangan dan perkebunan dilarang menggunakan BBM bersubsidi.

- Pengawasan akan dilakukan oleh pemerintah daerah dan BPH Migas.

3. Melanjutkan konversi bahan bakar minyak ke bahan bakar gas di Jawa.

4. PT PLN (Persero) dilarang membangun dan mengoperasikan pembangkit berbasis BBM.

- Semua pembangkit berbasis minyak harus diganti dengan pembangkit berbasis air, panas bumi, tenaga matahari, batu bara, dan energi terbarukan lainnya.

5. Kebijakan penghematan pada gedung-gedung pemerintahan.

- Ditujukan untuk pemakaian air dan listrik, kebijakan ini akan diatur melalui peraturan menteri.

Direktur Eksekutif Reforminer Institute, Pri Agung Rakhmanto, menilai lima keputusan pemerintah tersebut tidak konkret. Pemerintah dinilai tak bersungguh-sungguh mencari jalan keluar dari cekikan BBM. »Cuma sebatas wacana.”  (Baca: Tanpa Pembatasan, BBM Subsidi Habis Oktober dan Pembatasan BBM Ditunda, Subsidi Membengkak Rp 5 T )

ALI NY | ARYANI | SUMBER: HASIL RAPAT TERBATAS KABINET 3 MEI 2012

Berita Lainnya:

Pembatasan BBM Subsidi Dibatalkan

BBM Batal Naik, Subsidi Naik Rp 300 T

BBM Batal Naik, Ini 3 Solusi Pengaman Anggaran

Tanpa Pembatasan, BBM Subsidi Habis Oktober

Pembatasan BBM Ditunda, Subsidi Membengkak Rp 5 T

KEN Rekomendasikan BBM Tidak Naik Hingga Akhir Tahun

Menkes Endang dan Kanker Paru-paru

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

Memuat...