Ini 8 Finalis yang Lolos Duta Peradilan Indonesia 2022

Merdeka.com - Merdeka.com - Duta Peradilan Indonesia sudah memasuki 8 finalis yang nantinya akan dikarantina di Jakarta. Lewat seleksi ketat, dari sebelumnya 20 finalis tim dewan juri akhirnya sudah memutuskan 8 finalis Duta Peradilan Indonesia.

Seleksi 8 finalis tersebut digelar pada 2 Agustus lalu di SCTV Tower. Dewan juri dalam seleksi tersebut yakni Hakim Yustisial Mahkamah Agung atau Asisten Ketua MA, D.Y. Witanto, lalu Kepala Divisi Pelayanan Hukum dan HAM Kanwil Kementerian Hukum dan HAM, Ronald Lumbuun, serta pakar public speaking Eva Alicia.

Berikut 8 finalis Duta Peradilan Indonesia 2022 tersebut:

1. Agiel Anastasya Putri (Sekolah Tinggi Ilmu Hukum Litigasi)

2. Danang Rizky Fadilla Amanta (Universitas Ahmad Dahlan)

3. Deden Rafi Syafiq Rabbani (Universitas Padjadjaran)

4. Ecxel Arya Pratama (Universitas Jenderal Soedirman)

5. Ernalinda Ndakularak (Universitas Kristen Wira Wacana Sumba)

6. Hifsila Bintang Fortuna (Universitas Tanjungpura Pontianak)

7. Jonathan Albert Nicolas (Universitas Indonesia)

8. Ridea Oktavia (Universitas Syiah Kuala)

8 Finalis tersebut nantinya akan mengikuti karantina selama 8 hari di Jakarta untuk diseleksi kembali pada tanggal 18 Agustus 2022 mendatang. Adapun rencana kegiatan akan dihadiri oleh Menteri Hukum dan Asasi Manusia RI dan Ketua Mahkamah Agung.

Kemudian tahap berikutnya adalah Grand Final dan Pengukuhan Duta Peradilan Indonesia. Sang Duta nantinya akan mendapat kesempatan pengabdian dari bulan Agustus hingga Desember 2022.

Selain itu juga ada sertifikat yang ditandatangani oleh Ketua MA. Uang tunai sebesar Rp25 juta net untuk Duta Peradilan Indonesia, dan uang masing-masing sebesar Rp5 juta untuk 7 finalis. [hrs]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel