Ini Agenda Joe Biden di Hari Pertama Jadi Presiden AS

Hardani Triyoga, Dinia Adrianjara
·Bacaan 1 menit

VIVA – Presiden dan wakil presiden terpilih Amerika Serikat, Joe Biden dan Kamala Harris, akan dilantik secara resmi pada Rabu, 20 Januari 2021, waktu setempat. Biden resmi akan menjadi presiden ke-46 AS.

Dia akan menandatangani serangkaian perintah eksekutif di hari-hari pertamanya menjabat, untuk memperbaiki 'kerusakan' di dalam dan luar negeri selama pemerintahan Donald Trump.

Beberapa kebijakan yang akan dilakukan Biden antara lain mengembalikan AS ke kesepakatan Iklim Paris, kesepakatan nuklir dengan Iran.

Selain itu, membatalkan larangan perjalanan yang ditetapkan Trump terhadap beberapa negara mayoritas Muslim. Pun, membatasi penggusuran dan menerapkan kewajiban memakai masker di properti federal.

"Tindakan ini akan mengubah arah kebijakan penanganan COVID-19, memerangi perubahan iklim, mempromosikan kesetaraan rasial, dan membangun kembali ekonomi kita untuk memperkuat tulang punggung negara ini," kata Kepala Staf baru Gedung Putih, Ron Klain, dalam sebuah memo seperti dilansir The Guardian, Senin, 18 Januari 2021.

Memo itu tidak menyebutkan rencana AS untuk kembali bergabung dengan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), yang sebelumnya disebut sebagai prioritas.

Klain mengatakan, perintah eksekutif selanjutnya akan membahas kesetaraan dan mendukung komunitas kulit berwarna, membahas reformasi peradilan pidana, akses ke perawatan kesehatan dan prioritas lainnya.

Trump akan meninggalkan kursi kepresidenan setelah melewati pemakzulan hingga dua kali. Pandemi COVID-19 di AS juga tidak terkendali, jumlah kematian mendekati 400 ribu, dan angka positif mendekati 24 juta kasus.

Di Pilpres AS, merujuk pengumuman Electoral College, menyatakan Joe Biden sebagai pemenang. Biden mendapatkan 306 suara elektoral, dan Trump dengan 232.

Baca Juga: Balik ke Gedung Putih, Donald Trump Diteriaki Pecundang