Ini Alasan Baim Wong Daftarkan Brand Citayam Fashion Week jadi Milik Perusahaannya

Merdeka.com - Merdeka.com - Perusahaan milik artis Muhammad Ibrahim atau Baim Wong mendaftarkan Citayam Fashion Week ke Pangkalan Data Kekayaan Intelektual (PDKI) Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkum HAM) sebagai mereknya.

Perusahaan Baim Wong mendaftarkan Citayam Fashion Week sebagai hak barang atau jasa hiburan dalam sifat peragaan busana, layanan hiburan yaitu menyediakan podcast, video online di bidang mode organisasi peragaan busana, pelaksanaan pameran, peragaan busana, serta pameran kebudayaan untuk tujuan hiburan.

Langkah Baim Wong itu mendapatkan kritikan. Suami dari Paula Verhoeven ini memberi penjelasan.

Baim Wong mengatakan, pendaftaran Citayam Fashion Week karena ingin ajang peragaan busana di kawasan Dukuh Atas, Sudirman, yang digagas para remaja itu menjadi wadah legal. Serta memajukan fashion Indonesia.

"Citayam Fashion Week ini bukan milik saya. Ini milik mereka semua, ini milik Indonesia. Saya hanyalah orang yang punya visi MENJADIKAN Citayam Fashion Week sebagai ajang untuk membuat trend ini menjadi wadah yang legal, dan enggak musiman. Dan yang paling penting, bisa memajukan fashion Indonesia di mata dunia," tulis Baim, dalam akun instagram pribadinya @baimwong, Senin (25/7).

Ide dari Istri

Baim menjelaskan, ide melegalkan Citayam Fashion Week dari istrinya yang juga merupakan model dan mengerti dunia fashion. Bahkan Baim mengaku telah bertemu beberapa remaja yang tenar lewat ajang Citayam Fashion Week untuk membahas pendaftaran tersebut.

"Dan saya pun sudah bilang ini kepada mereka semua (Bonge, Roy, Kurma dan Jeje yang waktu itu lagi sakit, tapi saya sudah undang juga) persis sehari sebelum berita ini ada. Hasil dari sini saya belum tau ada atau enggak, tapi kalau pun ada, itu akan menjadi milik kalian juga," kata Baim.

"Dan bukan itu saja, ingat ada nama Citayam di depannya, ini juga milik mereka. Ini benar-benar milih Indonesia. Dengan tangan kalian (Bonge, Roy, Jeje dan Kurma) kalian bangun Citayam menjadi daerah yang hebat dengan uang ini. Saya hanya bagian dari kalian untuk bisa meraih mimpi ini. Saya hanya butuh kepercayaan kalian," sambungnya.

Setelah melalui diskusi tersebut menurut Baim, Citayam Fashion Week akhirnya didaftarkan ke PDKI Kemenkum HAM. Dia berharap dengan didaftarkannya Citayam Fashin Week menjadi salah satu merek dari perusahaannya dapat mengangkat ajang peragaan busana itu lebih layak.

"Dan alhamdullilah semua kejadian ini track recordnya ada. InsyaAllah saya tidak mengada-ngada, kalian boleh langsung menanyakan yang bersangkutan. Kapan saya pertama kali hubungi Bonge. Kapan saya mendaftarkan haki. Kapan saya berbicara dengan semua orang yang berhubungan dengan Citayam Fashion week. Kapan saya minta izin Pak Menteri untuk memindahkan CFW ke tempat lebih layak. Kapan saya minta izin Dirut Sarinah menjaga-jaga kalau suatu saat mereka ga boleh di Dukuh Atas karena keadaan sekarang terlalu ramai. Itu semua saya lakukan bukan untuk kepentingan pribadi," kata Baim. [gil]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel