Ini Alasan Kia Sonet yang Dijual di RI Gak Ada Mesin Dieselnya

Pius Yosep Mali
·Bacaan 1 menit

VIVA – Indonesia menjadi negara kedua di dunia, yang menjadi lokasi peluncuran dan penjualan Kia Sonet. Sebelumnya, mobil jenis compact sport utility vehicle itu memulai debut global di India.

Meski demikian, produk yang dijual di Tanah Air dan di negeri Hindustan itu berbeda. Di pasar otomotif nasional, Kia Sonet hanya dibekali mesin bensin berkapasitas 1.500cc. Sistem transmisinya, manual enam percepatan, maupun otomatis delapan percepatan.

Sementara di India, merek mobil asal Korea Selatan itu juga menawarkan pilihan mesin diesel. Kia Sonet yang dijual di sana, memakai mesin diesel 1.000cc turbo GDi dan 1.500cc diesel mill. Transmisinya memakai manual lima percepatan, maupun otomatis enam percepatan.

Lantas apa pertimbangan PT Kreta Indo Artha sebagai agen resminya tak menghadirkan Kia Sonet bermesin diesel? Marketing and Development Division Head PT Kreta Indo Artha, Ario Soerjo mengatakan, alasan utama tak ada versi diesel lantaran ketersediaan bahan bakarnya, dan kebiasaan konsumen ingin BBM murah.

"Orang di sini kalau bicara mobil diesel selevel Kia Sonet, masih mengharapkan tangkinya bisa pakai biosolar. Kalau enggak bisa, mereka (pembeli) mendingan pilih enggak jadi," ujarnya ketika ditemui VIVA Otomotif beberapa waktu lalu.

Saat ini, kata Ario, mobil bermesin diesel dari merek Kia hanya ada untuk model Grand Sedona. Meski demikian, teknologi yang dipakai pada jantung penggeraknya belum secanggih diesel pada produk Sonet. Sehingga, mobil bongsor itu masih bisa mengkonsumsi biosolar dalam kondisi tertentu.

"Grand Sedona ada mesin diesel, tetapi mesinnya teknologi lama. Lagipula, konsumennya sudah tahu kalau mobil itu harus diisi BBM Pertamina Dex atau setara, walaupun memang bisa juga minum biosolar," tuturnya.

Baca juga: Beli Ban Mobil di Bengkel Resmi, Biayanya Mulai dari Rp980 Ribuan.