Ini Alasan Pemilik Akademi Persib Kota Bogor Mengakuisisi Klub Liga 2 Portugal

Bola.com, Bandung - Pembinaan sepak bola di tanah air menjadi perhatian serius bagi pemilik Akademi Persib Bandung Kota Bogor, Dodi Irwan Suparno.

Tak tanggung-tanggung pria yang juga pengusaha ini mengakuisisi klub Liga 2 asal Portugal, Estrela da Amadora untuk langkah para pemain muda Indonesia dalam meningkatkan karirnya hingga ke ajang internasional.

"Kenapa saya sampai mengakuisisi klub di Portugal karena saya dari akademi Persib Bogor yakin meski tidak 100 persen akan ditampung oleh Persib. Kami juga harus membawa misi untuk memperbaiki sepak bola Indonesia untuk di luar, termasuk di Portugal," jelas Dodi saat ditemui disela-sela acara Festival Persib Academy League.

Terlebih, Portugal lanjut Dodi merupakan negara yang penyelenggaraan kompetisinya terbaik ke enam di dunia. Maka itu kata Dodi, pihaknya berkonsentrasi ke negara tersebut dengan membawa pemain-pemain dari Indonesia untuk main di Portugal dengan harapan Timnas Indonesia bisa lebih kuat kedepannya.

"Sekarang kan sudah ada Egy Vikri Maulana dan Witan Sulaeman, tapi gimana kalau Egy dan Witan tidak dibayar, kan kasian. Maka dari itu bersama teman-teman di Pakuan Football Enterprise membawa talenta- talenta muda ini untuk bermain di Liga Eropa bisa kami jamin, terjaga, dan bermain, dengan harapan lima tahun ke depan bisa ada di Champions League," tutur Dodi.

Batu Lompatan

Dodi Irwan Suparno (tengah) usai mengakuisi klub Liga 2 Portugal, Estrela de Amadora.
Dodi Irwan Suparno (tengah) usai mengakuisi klub Liga 2 Portugal, Estrela de Amadora.

Cuaca di Portugal pun sambung Dodi tidak jauh berbeda dengan Indonesia, subtropis, kemudian di Portugal bisa menjadi batu loncatan dan mencetak pemain hebat karena Liga Portugal merupakan talent development, sehingga diharapkan pemain-pemain Indonesia yang main di Portugal bisa main di liga-liga lainnya, semisal Premier League, La Liga, Bundes Liga, Italia Serie A, dan League 1.

Namun, Dodi enggan menyebutkan berana dana yang digelontorkan untuk mengakuisisi klub Liga 2 Portugal tersebut. Yang pasti kata Dodi, klub Estrela da Amadora tersebut baru diakuisisi beberapa hari yang lalu.

"Kami akuisisi karena kalau hanya punya saham saja, siapa yang mau jamin pemain kami bisa main. Tapi kalau diakuisisi, kami punya kesempatan untuk mereka (pemain-pemain Indonesia) main di sana, bukan cuma latihan doang. Sekarang banyak pemain yang main ke luar hanya latihan saja, tidak main, atau hanya cadangan," jelas Dodi.

"Tentunya kami mencari posisi strategis dan memilih liga 2 Portugal namanya Estrela de Amadora. Lokasi tim ini cuma 15 menit dari Bandara, tim ini juga dibantu oleh kedutaan dan mereka percaya kami dari Indonesia untuk membangun sepak bola," tambah Dodi.

Target Terdekat

General Manajer Akademi Persib, Yoyo S. Adiredja saat meresmikan Akademi Persib Cimahi, Jumat (23/3/2018) di lapangan Mini Soccer, Cigugur, Cimahi.
General Manajer Akademi Persib, Yoyo S. Adiredja saat meresmikan Akademi Persib Cimahi, Jumat (23/3/2018) di lapangan Mini Soccer, Cigugur, Cimahi.

Target terdekat setelah mengakuisisi klub asal Portugal yakni ada dua pemain tanah air yang bermain di Portugal.

"Mudah-mudahan ada pemain dari kami (Akademi Persib), atau pemain timnas kita yang bisa bermain di Portugal, tapi saya cenderung pemain di bawah 23 tahun karena saya ingin membina," cetus Dodi.

Dalam pengelolaannya, Dodi mengaku dibantu oleh Jaino Matos, mantan pelatih Diklat Persib asal Brasil yang kini menjadi Direktur Olahraga Akademi Persib Kota Bogor.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel