Ini Alasan Pemkot Bogor Belum Membuka Taman Kota Meski Berstatus PPKM Level 1

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta Pemerintah Kota Bogor masih menutup taman kota dan ruang terbuka hijau lainnya. Padahal, Kota Bogor sudah berstatus PPKM Level 1 sejak 2 November 2021.

Wali Kota Bogor Bima Arya menyatakan taman kota dan ruang terbuka sudah diizinkan untuk dibuka. Hal ini mengacu pada aturan PPKM Level 1.

"Taman sudah bisa dibuka semua, tapi saya sudah minta tahapan-tahapannya. Kecuali Taman Sempur," kata Bima Arya, Rabu (17/11/2021).

Menurutnya, pembukaan Taman Sempur masih harus dimusyawarahkan terlebih dahulu dengan warga sekitar. Sebab, jika taman yang berdekatan dengan Istana Bogor ini dibuka dipastikan bakal ramai dikunjungi baik yang akan berolahraga maupun sekedar nongkrong.

"Banyak sekali permintaan Sempur dibuka tapi kami harus komunikasikan hati-hati dengan warga, karena butuh pengaturan ekstra terkait dengan pengaturan parkir," kata dia.

Sementara itu, Kepala Dinas Perumahan dan Pemukiman (Disperumkim) Kota Bogor Juniarti Estiningsih menyatakan, taman kota dan ruang terbuka sampai saat ini belum dibuka karena masih mempersiapkan sarana dan prasarana penunjang protokol kesehatan untuk pengunjung.

"Karena begitu taman dibuka otomatis masyarakat akan berkumpul dan sebagainya. Jangan sampai sudah turun level 1 justru kasusnya naik lagi jadi Level 2, 3, bahkan 4," ujarnya.

Pembatasan Jam Operasional

Namun yang jelas jam operasional dan kapasitas pengunjung akan dibatasi. Hal ini untuk mencegah terjadinya penularan Covid-19.

"Kalau untuk Taman Ekspresi sudah dibuka tapi sebatas untuk rapat, kegiatan komunitas. Tapi tentunya harus seizin Satgas Covid-19 Kota Bogor," ujar wanita yang akrab disapa Esti ini.

Diketahui sejak awal pandemi Covid-19 mewabah di Indonesia, seluruh taman kota di Kota Bogor ditutup hingga kini.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel