Ini alasan Sandiaga dorong pemusik dalam negeri "naik kelas"

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno mengatakan fenomena maraknya artis internasional untuk konser di Indonesia harus menginspirasi para pelaku musik dalam negeri agar bisa "naik kelas".

“Penyelenggaraan konser internasional ini akan memotivasi juga pelaku musik tanah air untuk selalu mengembangkan (dan) melakukan inovasi sehingga industri musik segera bergaung secara global,” ujarnya dalam Weekly Press Briefing yang dipantau secara virtual di Jakarta, Selasa (17/5).

Di bulan Mei 2022 dan beberapa bulan mendatang, beberapa artis internasional dinyatakan bakal datang ke Indonesia, antara lain K-POP.

Baca juga: Sandiaga gagas Creative Hub di Kabupaten Sragen untuk pelaku UMKM

Menurut dia, hal ini patut disyukuri karena para pelaku industri di Korea Selatan melihat Indonesia memiliki pasar penggemar K-POP yang potensial dan memperlihatkan kepercayaan internasional terhadap Tanah Air karena mampu menangani pandemi COVID-19 secara baik.

“Ini merupakan tantangan dan peluang kita agar konser dan kedatangan artis internasional ini (dapat) menstimulasi mobilitas wisatawan domestik dan juga mampu menarik wisatawan mancanegara untuk berkunjung ke Indonesia karena fanbase K-POP yang sangat besar,” ucap dia.

Adanya penggemar K-POP yang besar di Indonesia dinilai menggambarkan bahwa industri seni pertunjukan harus dikelola dengan baik.

Jika produknya dikemas dengan apik dan menarik, kata Sandiaga, maka bisa menarik penggemar sub genre musik pop itu secara global seperti dari Singapura, Thailand, dan Filipina.

“Saya melihat ke depan, kenapa enggak dangdut koplo yang bisa dikedepankan? Suatu saat nanti dangdut koplo juga bisa manggung dan mendatangkan fansbase yang besar,” ungkap dia.

Baca juga: Menparekraf: Waisak geliatkan sektor pariwisata di Borobudur
Baca juga: Sandiaga dukung pengembangan Kota Salatiga jadi destinasi gastronomi

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel