Ini Bocoran Terbaru iPhone 15, Pakai Kerangka Titanium

Merdeka.com - Merdeka.com - LeaksApplePro, ‘orang dalam’ yang populer di industri Apple, membocorkan bahwa terdapat peningkatan biaya produksi mencapai USD 100 atau setara dengan Rp1,5 juta untuk iPhone 15 Ultra mendatang. Kemungkinan, hal ini akan berpengaruh pada peningkatan harga jual.

LeaksApplePro mengatakan kepada Forbes, Selasa (15/11), bahwa nominal tersebut mungkin tidak terdengar sangat banyak, tetapi perlu diingat bahwa itu adalah biaya untuk Apple, bukan Pembeli. Sayangnya, sosok anonim itu belum menyebutkan secara jelas berapa kemungkinan harga jualnya.

Sebagai perbandingan, bulan lalu Nikkei Asia mengungkapkan bahwa Apple menghabiskan Rp7,7 juta untuk komponen satu perangkat iPhone 14 Pro Max, sedangkan harga jualnya mulai dari Rp17 juta.

"Biaya produksi iPhone 14 Pro adalah 50 dolar lebih mahal daripada iPhone 14 dan 13," jelas LeaksApplePro.

"Namun harga untuk Pro masih mengejutkan di sekitar 999 dolar (Rp15 juta). Politik penetapan harga Apple aneh. Jika saya harus menebak, itu mungkin kenaikan 150 dolar, tapi itu hanya tebakan," tambah dia.

Faktor lainnya adalah bagaimana Apple memutuskan untuk menetapkan harga kisaran iPhone 15 secara internasional. Pada seri iPhone 14, Apple secara efektif mensubsidi harga di AS dan China dengan menaikkan harga untuk seluruh dunia, di beberapa negara sebanyak 20 persen.

"Ini hal yang cukup umum. Jika biaya Anda meningkat, Anda membuat pasar yang "sesuai" membayar pasar yang kurang patuh, jadi semua orang senang," catat LeaksApplePro.

Selain itu, bocoran bulan lalu telah menyebutkan bahwa iPhone 15 Ultra akan memiliki peningkatan seperti kamera depan ganda dan kerangka titanium, bahan yang kira-kira 35 kali lebih mahal daripada baja tahan karat Pro Max. Informasi terbaru LeaksApplePro soal kenaikan harga pun dianggap sangat masuk akal.

Meskipun peningkatan biaya produksi tidak selalu mengarah pada kenaikan harga, calon pembeli harus bersiap-siap ketika harganya jauh lebih mahal, sebab Apple memiliki margin untuk dipertahankan. Selain itu, perusahaan memiliki struktur harga yang jelas, selalu ada kenaikan.

Reporter magang: Dinda Khansa Berlian [faz]