Ini Calon Lawan Mike Tyson Selanjutnya

Robbi Yanto
·Bacaan 1 menit

VIVA – Legenda tinju dunia, Mike Tyson ketagihan usai bertarung melawan Roy Jones dalam laga ekshibisi di Staples Centre, Los Angeles, California, Sabtu 28 November 2020 atau Minggu siang WIB.

Tyson mendominasi jalannya pertarungan kontra Jones yang berlangsung delapan ronde itu. Banyak penggemar percaya bahwa Iron Mike, pantas mendapatkan kemenangan.

Begitu juga dalam catatan Boxing Scene, sebenarnya duel dimenangkan oleh Tyson, 80-72. Namun, pertarungan dua petinju legendaris ini berakhir imbang karena dalam aturan, tak ada perhitungan poin resmi.

"Saya harus melakukan ini lagi. Saya jelas akan melakukannya lagi. Saya bisa menerima hasil imbang karena saya menghibur penonton. Penonton senang dengan itu," kata Tyson, dilansir Daily Mail.

"Saya sangat senang bisa berada di sini, terlepas dari apa kata orang saya senang bisa bertarung delapan ronde," sambung mantan juara dunia 54 tahun itu.

Lantas, siapa lawan yang akan dihadapi Tyson selanjutnya? Sejumlah nama pun puncul ke permukaan. Di antaranya Juara kelas berat WBC, Tyson Fury dan pemillik gelar juara kelas berat versi IBF, IBO, WBA, dan WBO, Anthony Joshua.

Namun, satu nama yang paling diunggulkan bakal menjadi lawan Tyson adalah Evander Holyfield. Melansir Sportbible, para bandar judi memasang taruhan pada Holyfield sebagai orang berikutnya yang naik ring bersama Tyson.

Bukan tanpa alasan. Kedua legenda tinju itu sempat bertarung dalam laga yang fenomenal ketika masih di masa jayanya dulu, sekitar tahun 90-an.

Holyfield berkuasa. Dua kali dia menghancurkan Tyson. Holyfield menghentikan Tyson di ronde ke-11 dalam pertarungan pertama mereka pada 9 November 1996.

Dalam pertandingan ulang mereka pada 28 Juni 1997, Tyson menggigit sebagian telinga kanan Holyfield di ronde ketiga, dan ia langsung didiskualifikasi. Tyson berkilah, dia kesal karena Holyfield curang menabrakkan dirinya.

Selain Holyfield, sejumlah nama legenda lainnya diunggulkan menjadi lawan Tyson. Misalnya Lennox Lewis, kemudian Riddick Bowe, hingga Wladimir Klitschko.