Ini Cara Komunitas Marimenyanyi Kenalkan Lagu Anak

TEMPO.CO, Jakarta - Para guru TK, orang tua, dan anak-anak adalah sasaran empuk untuk sosialisi lagu-lagu yang ada di portal www.marinyanyi.com. Komunitas ini mulai bergerilya ke beberapa sekolah taman kanak-kanak untuk mengenalkan lagu-lagu karya komunitas ini.

"Kami minta izin mendatangi sekolah TK dan mengajak anak-anak TK ini bernyanyi bersama," kata Citra Ivana, Community Communication Marinyanyi, lewat sambungan telepon, Jumat, 18 Januari 2013.

Dalam satu minggu, dua kali komunitas ini bergantian mengajarkan lagu-lagu anak. Dari sana, mereka banyak berkenalan dengan orang tua dan guru TK yang juga memberikan usulan soal tema lagu yang dibuat.

Komunitas Marinyanyi memiliki tiga program unggulan, yaitu Gerakan Berbagi CD, Ayo Mengajar, dan Liburan Musikal. "Kalau yang dua sudah kami lakukan dengan cara downlod gratis lagu-lagu anak dan disebar ke masyarakat. Kalau liburan musikal rencananya tiap akhir tahun kami akan mengajak anak-anak TK ke kebun binatang dan mengundang pemerhati anak, tapi itu belum terlaksana," kata Citra.

Untuk memulai inisiasi perdana, pada 21 November 2012, mereka mengadakan gathering dan talkshow serta mengundang orang tua murid, akademisi, media, pemerhati, praktisi, dan aktivis dunia anak. Saat itu narasumber adalah artis Tere, Kak Nunuk yang terkenal lewat Tralala Trilili bersama Agnes Monica dan Djito Kasilo, yang lebih akrab dipanggil Ayah Djito.

"Kami melakukannya dengan passion kami meski ini non-profit. Ayah Djito kerja jadi ikut nyumbang dari gajinya, seperti untuk produksi CD," kata Citra.

Menurut Citra, Ayah Djito tidak mempersoalkan tentang hak cipta lagunya yang disebarkan secara luas dan bebas. "Hak cipta itu milik Tuhan," katanya.

ALIA FATHIYAH

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.