Ini Daerah Rawan Macet dari Kota Kediri Menuju Nganjuk, Tulungagung dan Blitar

Merdeka.com - Merdeka.com - Satlantas Polres Kediri Kota memetakan daerah rawan kecelakaan, macet, dan pelanggaran lalu lintas menjelang Idulfitri 1443 H. Ada enam titik yang menjadi perhatian khusus sehingga harus diwaspadai para pengguna jalan selama libur Lebaran tahun ini.

Tiga di antara enam titik itu merupakan kawasan rawan kecelakaan dan macet. "Jalan Kapten Tendean perbatasan dengan wilayah Kabupaten Kediri yang menghubungan antara wilayah Malang-Blitar merupakan daerah yang lawan kecelakaan. Kemudian simpang empat Mrican yakni Jalan Sersan Bahrun – Jalan Gatot Subroto menuju Nganjuk merupakan daerah rawan macet. Demikian juga simpang empat alun alun Kota Kediri," kata Kasatlantas Polres Kediri Kota AKP Pandri Pratama Putra Simbolon, Jumat (29/4).

Tiga titik lain dinyatakan rawan pelanggaran lalu lintas, yakni Jalan Mayor Bismo – Jalan Mayjen Sungkono, Jalan Ahmad Yani- Jalan PK Bangsa, dan terakhir Jalan KH Ahmad Dahlan hingga simpang empat Mojoroto Gang 3.

Jalur Alternatif

Untuk mengantisipasi kemacetan arah Nganjuk, khususnya di wilayah Barat Sungai Brantas, Satlantas Polres Kediri menyiapkan jalur alternatif.

Jalur alternatif macet di simpang empat Mrican yakni: simpang empat Banyakan, Jalan PB Sudirman, Jalan Diponegoro, simpang tiga lapangan Manyaran. Jalan Raya Gayam – Simpang Tiga Ngampel – Jalan Bunga Jalan Botolengket – Jalan Selomangkleng , dan simpang empat Sukorame. "Cara bertindak pengaturan arus lalin, patroli lantas, pemasangan rambu-rambu petunjuk jalan dan buka tutup arus di simpang tiga Gayam," jelas Pandri.

Sementara untuk jalur alternatif rawan macet di simpang empat Alun-Alun , yakni: simpang empat Muning Jalan Raung , Jalan Sidomulyo – Jalan Mojo – simpang tiga Jembatan Wijaya Kusuma, Mojo, Simpang empat Branggahan dan jalan Jeli Perbatasan Tulungagung, Jalan Kediri Tulung Agung – simpang empat Branggahan – Jalan Sersan Suharmaji, simpang tiga Ngronggo, dan simpang empat Bence.

"Cara bertindak pun tak berbeda dengan pengaturan wilayah menuju Nganjuk, pengaturan lalu lintas menuju Tulungagung dan Blitar pun dilakukan hal yang sama yakni pengaturan arus lalin patroli lantas, pemasangan rambu-rambu petunjuk jalan dan buka tutup arus di simpang tiga Jetis menuju arah Tulungagung," jelas Pandri. [yan]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel