Ini Dia Arti Perbedaan Warna Pada Buah dan Sayur, Beda Warna Ternyata Beda Juga Kandungan Nutrisinya!

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta Apakah anda tahu, bahwa warna pada setiap jenis buah dan sayuran ternyata mengandung arti tersendiri? Perbedaan warna itu juga menyangkut soal perbedaan kandungan dan manfaatnya masing-masing.

Buah dan sayuran yang memiliki warna beragam dihasilkan oleh antioksidan, fitonutrein, dan nutrisi tertentu lainnya.

Warna buah dan sayuran yang berbeda adalah hasil dari pigmen yang berbeda serta didalamnya terdapat penawaran manfaat yang berbeda pula. Secara umum dianggap, apabila warna semakin gelap tandanya manfaat kesehatan yang ditawarkan juga lebih besar.

Dilansir allyoung.co.id, (14/10/2021), Mari kita simak beberapa arti warna pada buah dan sayuran serta manfaatnya!

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Merah

(pixabay.com
(pixabay.com

Warna merah tersebut disebabkan oleh zat likopen, yang termasuk dalam kelompok karotenoid. Buah-buahan seperti apel, tomat, buah bit, dna delima bermanfaat untuk mengurangi risiko kanker prostat, pankreas, dan juga kanker perut.

Zat likopen yang ada di dalamnya juga membantu melindungi tubuh dari kerusakan oksidasi, terutama karena paparan sinar ultraviolet dan asap rokok.

Kuning atau Oranye

(unsplash.com/@auntneecey)
(unsplash.com/@auntneecey)

Sayuran dan buah yang berwarna kuring atau oranye mendapatkan warnanya dari lutein dan zeaxanthin karotenoid. Paprika, jeruk, mangga, labu kunik , dan masih banyak lagi merupakan contoh sayuran dan buah yang mengandung antioksidan seperti vitamin A dan C.

Zat yang terdapat pada sayuran dan buahan berwarna kuning atau oranye dikenal dengan kemmapuannya yang bisa menangkal kerusakan mata karena usia yang kian bertambah seperti penglihatan yang kabur dan katarak.

Hijau

(unsplash.com/@morsha)
(unsplash.com/@morsha)

Terdapat banyak sekali jenis sayuran yang berwarna hijau, diantaranya bayam, brokoli, kangung, dan beragam sayuran hijau lainnya, ini didasari karena adanya pigmen hijau Klorofil. Pigmen ini diketahui menyerap cahaya di bagian spektrum cahaya merah dan biru dan memantulkan sisanya yang sebagian besar warna hijau.

Klorofil dapat menjaga kesehatan tubuh dan mencegah berbagai macam penyakit. Selain Klorofil, sayuran hijau juga memiliki kandungan lutein dan zeaxanthin, kandungan zat tersebut bertindak sebagai antioksidan yang bermanfaat untuk kesehatan mata dan kulit.

Biru atau Ungu

(unsplash.com/@elke_karin)
(unsplash.com/@elke_karin)

Terong, blueberry, anggur, plum, dan kismis memiliki warna biru atau ungu. Warna tersebut hadir karena adanya fitonutrein yang dikenal sebagai anthocyanin. Fitonutrein ini bagus untuk melindungi diri dari serangan serangga dan kerusakan dari sinar UV.

Bagus untuk dikonsumsi manusia, fitonutrein dapat meningkatkan kesehatan dan mencegah penyakit obesitas. Karena di dalamnya juga mengandung karoten, vitamin C, serat dan asam ellagic yang berfungsi sebagai antioksidan untuk cegah kanker.

Putih

(unsplash.com/@der_mentor)
(unsplash.com/@der_mentor)

Memiliki kandungan serat, kalium, dan magnesium yang tinggi, buah-buahan serta sayuran yang berwarna putih dpaat meningkatkan kekurangan nutrisi dalam makanan.

Kentang, kembang kol, lobak, merupakan beberapa diantara sayuran putih yang kaya akan manfaat.

Penulis : Azarine Natazia

Infografis Tanaman Sayuran yang Cocok Ditanam di Lahan Sempit

Infografis Tanaman Sayuran yang Cocok Ditanam di Lahan Sempit. (Liputan6.com/Triyasni)
Infografis Tanaman Sayuran yang Cocok Ditanam di Lahan Sempit. (Liputan6.com/Triyasni)
Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel