Ini Dia Orang-orang yang Bikin BP Migas Dibubarkan

Liputan6.com, Jakarta: Mahkamah Konstitusi (MK) memutuskan pendirian Badan Pelaksana Minyak dan Gas Bumi (BP Migas)  bertentangan dengan UUD 1945 dan tidak mempunyai kekuatan hukum mengikat. Itu berarti BP Migas harus dibubarkan. Siapa saja orang yang menggugat agar BP Migas dibubarkan

Pengujian materi UU Migas dimohonkan oleh sejumlah organisasi massa (Ormas) dan sejumlah tokoh nasional (perorangan).

"Amar putusan, mengadili, menyatakan mengabulkan permohonan para pemohon untuk sebagian," kata Ketua Pleno Hakim Konstitusi Moh. Mahfud MD saat sidang pengucapan putusan nomor 36/PUU-X/2012, Selasa (13/11/2012) seperti diansir dari situs MK.

Pendirian BP Migas yang diatur dalam UU Nomor 22 tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi bertentangan dengan UUD dan tidak memiliki hukum mengikat.

 Berikut ini adalah nama-nama organisasi massa (Ormas) dan sejumlah tokoh nasional (perorangan) yang menggugat keberadaan BP Migas:

Ormas dimaksud yaitu

1. Pimpinan Pusat Muhammadiyah

2. Lajnah Siyasiyah Hizbut Tahrir Indonesia

3. Pimpinan Pusat Persatuan Ummat Islam

4. Pimpinan Pusat Syarikat Islam Indonesia

5. Pimpinan Pusat/Lajnah Tanfidziyah Syarikat Islam

6. Pimpinan Pusat Persaudaraan Muslimin Indonesia

7. Pimpinan Pusat Al-Irsyad Al-Islamiyah

8. Pimpinan Besar Pemuda Muslimin Indonesia

9. Al Jamiyatul Washliyah

10. Solidaritas Juru Parkir

11. Pedagang Kaki Lima, Pengusaha dan Karyawan (SOJUPEK).

Pihak Perorangan:

1.  K.H. Achmad Hasyim Muzadi

2. H. Amidhan

3. Komaruddin Hidayat

4. Eggi Sudjana

5. Marwan Batubara

6. Fahmi Idris

7. Moch. Iqbal Sullam

8. H. Ichwan Sam

9. H. Salahuddin Wahid

10. Nirmala Chandra Dewi M

11. HM. Ali Karim OEI

12. Adhie M. Massardi

13. Ali Mochtar Ngabalin

14. Hendri Yosodiningrat

15. Laode Ida

16. Sruni Handayani

17. Juniwati T. Maschun S

18. Nuraiman

19. Sultana Saleh

20. Marlis

21. Fauziah Silvia Thalib

22. King Faisal Sulaiman

23. Soerasa

24. Mohammad Hatta

25. M. Sabil Raun

26. Edy Kuscahyanto

27. Yudha Ilham

28. Joko Wahono

29. Dwi Saputro Nugroho

30. A.M Fatwa

31. Hj. Elly Zanibar Madjid

32. Jamilah.