Ini Dia Para Juara Terjun Payung Militer Asia Pertama (Foto)

TRIBUNNEWS.COM - Komandan Sesko TNI Marsekal Madya TNI Ida Bagus Putu Dunia mewakili Panglima TNI Laksamana TNI Agus Suhartono, S.E., bertindak selaku Inspektur Upacara dan menutup secara resmi Kejuaraan Terjun Payung Militer Asia Pertama dan Kejuaraan Terjun Payung Militer Indonesia Terbuka (1st CISM Asia Military Parachuting Championship And Indonesia Military Parachuting Open Tahun 2012), di Lapangan Skatek 021 Pangkalan Udara Halim Perdanakusuma, Sabtu (29/9/2012) sore. Demikian rilis yang dikirim ke redaksi Tribunnews.com.

Kejuaran yang telah berlangsung selama tujuh hari ini, memperebutkan berbagai kategori baik individu maupun team.
 
Panglima TNI selaku Ketua Dewan Pembina KOMI (Komite Olahraga Militer Indonesia) dalam amanatnya yang dibacakan oleh Komandan Sesko TNI mengatakan, dengan tulus dan bangga mengucapkan selamat kepada para atlet yang telah meraih predikat juara, ataupun para atlet lainnya yang mencapai suatu prestasi lebih baik dari kejuaraan-kejuaraan sejenis sebelumnya.

Sebagai salah satu cabang olahraga yang dipertandingkan pada tingkat nasional, regional maupun dunia, maka prestasi yang dicapai harus diterima sebagai barometer pencapaian maksimal  sementara dan sekaligus sebagai suatu ‘kebanggaan’ dari pencapaian maksimal para atlet,  bahkan selanjutnya dapat dijadikan sebagai suatu ‘tantangan’.
 
Merupakan ‘kebanggaan,’ karena para atlet telah menunjukkan prestasi terbaik, dan kita telah dapat menyelenggarakan kalender Kejuaraan Internasional Terjun Payung CISM Asia yang pertama dengan sebaik-baiknya. Para atlet dapat bertanding dengan lebih baik, dengan hasil pencapaian nilai yang sangat memuaskan serta membangun hubungan interaksi sesama atlet dengan penuh keakraban dan kekeluargaan dengan tetap mengacu pada nilai dan semangat sportivitas yang tinggi.
 
Sebagai ‘tantangan,’  karena kejuaraan ini menuntut kita untuk terus melakukan peningkatan pembinaan prestasi, dan tantangan bagi penyelenggaraan kejuaraan sejenis yang penuh dengan kreatif dan inovatif di masa mendatang dengan lebih baik.   Untuk itulah, prestasi para atlet yang dicapai pada kejuaraan yang pertama ini bukanlah akhir dari prestasi maksimal, namun justru merupakan awal dari prestasi yang lebih luas dari karir para atlet sekalian pada kompetisi berikutnya yang lebih bergengsi dan lebih luas.
 
Dalam konteks itulah, baik jajaran pengurus dan anggota CISM Asia, pelatih maupun para atlet, serta semua pihak yang peduli terhadap olahraga terjun payung, dan kemajuan aktivitas CISM Asia, senantiasa dituntut untuk meningkatkan kinerja dan menunjukkan keinginan bersama dalam upaya meningkatkan kualitas Kejuaraan Terjun Payung di berbagai bidang yang dipertandingkan.
 
Mengakhiri amanatnya selaku Ketua Dewan Pembina KOMI, Panglima TNI menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya, kepada Presiden CISM Asia, segenap pengurus KOMI, para  atlet, serta para wasit dan juri, baik dari dalam maupun luar negeri, atas segala kerja kerasnya dalam upaya mewujudkan suksesnya penyelenggaraan kejuaraan tahun ini.
 
Adapun hasil dari kejuaraan ini, Kazakstan meraih Juara Umum disusul Qatar dan kemudian dari Indonesia dari berbagai kategori yang dilombakan, baik individu maupun team.
 
Turut hadir dalam acara penutupan tersebut, diantaranya Pangkostrad, Asops Panglima TNI, Pangkohanudnas, Presiden Parachuting CISM, para pejabat teras Mabes TNI dan Angkatan, serta tamu undangan dari negara sahabat.

NASIONAL POPULER

  • Mangkir dari KPK, Djoko Susilo Bagai Jilat Ludah…
  • Penerjun Cantik Salaman dengan Panglima TNI (Foto)
  • Jenderal Djoko Susilo Takkan Injakkan Kaki di KPK
  • Angota Kompolnas: Djoko Susilo Perburuk Citra Polri
  • Ini Alasan Djoko Susilo Tolak Diperiksa KPK
Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.