Ini Fakta Mandi Air Hangat Ketika Kehujanan

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta Awal tahun identik dengan musim hujan. Untuk tahun ini, musim hujan akan sedikit lebih lama bahkan bisa sampai bulan Mei 2021. Nah, hal itu seharusnya membuat Anda waspada, dengan selalu membawa payung atau jas hujan saat berkendara sepeda motor.

Jika tidak, saat kamu pulang dari kantor dan hujan turun pada malam hari, bisa-bisa kamu akan kehujanan. Kalau tidak langsung dikeringkan, bisa saja kamu masuk angin atau flu. Banyak orang beranggapan bahwa saat kehujanan akan bergegas untuk mengeringkan badan dan menganti baju.

Faktanya, tidak, cara itu tidaklah tepat. Anda diharuskan mandi agar bakteri dan kuman yang tercampur oleh air hujan hilang pada badan. Jangan sampai, Anda sakit karena tidak mandi.

Dilansir dari laman Boldsky, Kamis (2/2/2017), saat kena hujan, lebih baik bersihkan tubuh dengan mandi air hangat. Ingat, air hujan yang dingin membuat suhu tubuh tidak stabil.

Bisa dibilang mandi air hangat adalah cara terbaik saat Anda kehujanan. Apalagi saat pulang kantor Anda pasti kelelahan usai bermacet-macetan di jalan. Selain memberikan relaksasi, mandi air hangat tentu bisa menghilangkan kuman dan bakteri pada tubuh.

Selain itu, apa saja manfaat mandi dengan air hangat? Dikutip dari Liputan6.com, Berikut ulasannya :

Mencegah penyakit

Mandi air hangat tidak hanya mengembalikan suhu tubuh saja, melainkan menghindari diri dari sakit, terutama sakit kepala. Dari situs pribadi Dr Avinash Padhke SRL Diagnostics, setelah Anda kehujanan, pastikan mandi dan berganti pakaian dengan kering segera.

Tak hanya itu, Air panas sangat bermanfaat meredakan flu dan batuk karena uap air hangat bisa melegakan hidung dan tenggorokan. Selain itu, Air panas bisa mengatasi insomnia dan gangguan tidur serta baik untuk merangsang datangnya kantuk. Mandi dengan air panas juga bisa meredakan stres, kelelahan, dan melemaskan otot yang tegang.

Beberapa studi menunjukkan, mandi dengan air panas menurunkan kadar gula darah dan menjadikannya bermanfaat bagi penderita diabetes. Sebuah studi juga mengungkap, kadar gula diabetesi yang berendam dalam air panas selama 20 - 30 menit selama tiga minggu berturut-turut mengalami penurunan sebanyak 13 persen.

Nah, dengan segudang manfaat di atas tidak ada salahnya Anda mandi dengan air hangat saat kehujanan. Namun, cenderung masih banyak orang menggunakan kompor untuk memanaskan air. Padahal hal itu tidak praktis. Anda cukup memiliki water heater atau alat pemanas air.

Menggunakan water heater membantu Anda secara praktis menyiapkan air hangat untuk mandi tanpa harus repot untuk merebus air.

Namun, masih banyak orang yang binggung, water heater seperti apa yang cocok untuk dirumah? Nah, maka dari itu mencari referensi produk yang terbaik menjadi vital.

Kamu bisa memilih produk water heater yang memiliki desain yang slim, elegant, dan smart use of space. Selain itu, dengan ukurannya yang kecil dan kebutuhan daya listriknya yang kecil juga (350 watt) membawa produk ini menjadi produk yang paling banyak diminati.

Jadi, kamu tidak perlu repot lagi memasak air untuk mandi air hangat.

(*)