Ini Imanjinasi Anak Muda soal Honda City Hatchback

·Bacaan 2 menit

VIVAHonda City Hatchback merupakan salah satu mobil, yang resmi diluncurkan di Indonesia pada tahun ini. Kendaraan lima penumpang tersebut hadir menggantikan Honda Jazz, yang statusnya tidak lagi diproduksi di Tanah Air.

Mobil itu dikembangkan khusus dengan konsep yang kental dengan nuansa sporty. Hal ini terlihat dari wujud depannya yang tampak agresif, dikombinasikan dengan bagian belakang membulat yang elegan.

Jantung pacu mobil seharga mulai dari Rp289 juta on the road Jakarta itu berasal dari mesin empat silinder berkapasitas 1.500cc, dan sudah dibekali dengan Dual Over Head Camshaft atau DOHC. Tenaga yang dihasilkan yakni 121 daya kuda serta torsi 145 Newton meter.

Belum lama ini, PT Honda Prospect Motor menggelar ajang desain virtual untuk Honda City Hatchback RS, dengan tema City Light and Vibrant. Setiap peserta berpartisipasi, dengan menciptakan desain sesuai tema yang diaplikasikan secara virtual pada eksterior dari mobil tersebut.

“Kami sangat senang, dapat mengadakan kompetisi yang bisa menjadi wadah bagi para anak muda untuk dapat tetap kreatif dan produktif dari rumah masing-masing,” ujar Business Innovation and Marketing merangkap Sales Director HPM, Yusak Billy saat konferensi pers virtual, dikutip VIVA Otomotif Jumat 20 Agustus 2021.

Acara ini diikuti oleh lebih dari 400 peserta, dan setelah melalui proses penjurian akhirnya Ferdiansyah Ramadhan dari Depok dipilih sebagai juara. Prestasi itu ia raih, karena karyanya dianggap memiliki keunikan yang mengandung unsur realism dan sangat cocok untuk diimplementasikan pada mobil tersebut.

Menurut Ferdiansyah, desainnya selaras dengan era digital saat ini, di mana ia menggambarkan kemampuan robot masa depan dengan mengkolaborasikan estetika dan teknologi pada bodi Honda City Hatchback RS.

Posisi dua ditempati oleh Deden Desma Hikmawan, yang mengerjakan proyek modifikasi virtual itu 99 persen dengan teknik vektor. Sementara, Muhammad Irfan Intama jadi pemenang ketiga dengan desain City Futurism.

“Ketiga peserta ini terpilih, karena mereka berani berpikir outside of the box. Mereka berhasil membuat warna baru bagi industri modifikasi otomotif,” tutur Co-Founder dari NeverTooLavish, Bernhard Suryaningrat.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel