Ini Jenis Pisang yang Baik dan Buruk untuk Turunkan Berat Badan

Tasya Paramitha, Sumiyati
·Bacaan 2 menit

VIVAPisang adalah salah satu jenis karbohidrat paling sehat. Buah satu ini merupakan sumber yang baik untuk mendapatkan kalium, folat dan triptofan, yang dapat mengatur suasana hati, serta karbohidrat yang memberi energi.

Tetapi ternyata, setiap tingkat kematangan pisang menawarkan kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Berikut jenis pisang terbaik dan terburuk untuk menurunkan berat badan, dilansir dari Times of India, Selasa, 16 Maret 2021.

Pisang cokelat atau terlalu matang

Hasil penelitian telah menemukan bahwa pisang yang terlalu matang atau memiliki bintik-bintik cokelat, adalah yang paling buruk untuk dikonsumsi.

Saat pisang matang, kandungan pati yang semula bermanfaat mulai rusak dan diubah menjadi gula. Pisang berukuran sedang yang terlalu matang, mengandung 17,4 gram gula.

Sedangkan pisang kuning dengan ukuran yang sama hanya mengandung 14,4 gram gula. Ini berarti ada penambahan gula 3 gram dari glukosa dan fruktosa yang terkandung dalam pisang matang.

Pisang yang terlalu matang juga memiliki lebih sedikit serat. Pisang matang memiliki 1,9 gram serat, sedangkan pisang kuning mengandung 3,1 gram serat, yang membuat pisang kuning lebih bagus untuk pencernaan.

Menurut sebuah penelitian yang diterbitkan dalam Journal Diabetic Medicine, gula darah penderita diabetes tidak melonjak tajam saat mereka mengonsumsi pisang mentah dibandingkan saat mereka mengonsumsi pisang yang terlalu matang.

Terakhir yang tidak kalah penting, kadar mikronutrien pada pisang yang terlalu matang juga menurun.

Pisang kuning

Pisang berwarna kuning bisa menjadi pilihan terbaik. Pisang kuning yang matang sempurna sangat enak untuk dimakan.

Selain itu, kamu juga akan memetik semua manfaat yang terkandung di dalamnya saat mengonsumsi pisang berwarna kuning ini.

Pisang hijau

Pisau hijau atau yang kurang matang dikenal karena kandungan gulanya lebih rendah dan mengandung pati. Pati resisten baik untuk pencernaan karena tidak dapat diuraikan oleh enzim perut, dengan demikian akan membuat kamu merasa kenyang lebih lama.

Berbicara tentang penurunan berat badan, pati resisten dan kandungan gula yang rendah pada pisang hijau, menjadikannya pilihan terbaik jika kamu sedang mencoba menurunkan berat badan.

Namun, pisang yang kurang matang ini, agak sulit untuk memasukannya ke dalam menu makanan sehari-hari. Jadi, pilihan terbaik berikutnya adalah pisang kuning.

Pisang yang terlalu matang memang lebih tinggi gula, tetapi dengan makanan sehat lain, seperti kacang-kacangan, roti gandum, selai kacang, atau pun gandum utuh, akan lebih menyehatkan dibanding konsumsi roti putih biasa.