Ini Kata DFSK soal Mobil Listrik Bisa Terjang Banjir

Yunisa Herawati
·Bacaan 1 menit

VIVADFSK beberapa hari lalu resmi meluncurkan mobil baru di pameran Indonesia International Motor Show atau IIMS 2021, yang digelar di JIExpo Kemayoran, Jakarta.

Kendaraan yang dimaksud adalah Gelora E, yang dirancang untuk penggunaan bisnis dan tersedia dalam varian blind van serta minibus.

Kecanggihan dari mobil tersebut ada di bagian penggeraknya, di mana PT Sokonindo Automobile memasang motor listrik sebagai pengganti mesin konvensional.

Chief Executive Officer Sokonindo Automobile, Alexander Barus mengatakan bahwa ada beberapa keuntungan yang bisa didapatkan pengguna dari mobil listrik. Pertama yakni mengenai efisiensi penggunaan energi, di mana penghematannya diklaim cukup besar.

“Kendaraan listrik akan memberi penghematan bahan bakar, menjadi hanya Rp200 per kilometer,” ujarnya saat konferensi pers virtual, dikutip VIVA Otomotif Selasa 20 April 2021.

Dampak yang lebih besar akan dirasakan pemilik, ketika harus melakukan perawatan berkala. Alexander mengungkapkan, jumlah komponen yang dipakai mobil ramah lingkungan itu jauh lebih sedikit ketimbang model konvensional.

“Kendaraan listrik ini tidak lebih dari delapan ribu komponen, mesin biasa itu lebih 20 ribu komponen. Tidak perlu ganti oli juga, karena tidak ada mesinnya. Jadi, perawatan mobil listrik hanya 60 persen dibanding mobil biasa,” tuturnya.

Training Manager PT Sokonindo Automobile, Wahyu Handaya menjelaskan bahwa baterai Gelora E bisa diisi dengan dua cara, yakni melalui Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum atau langsung dari aliran listrik rumah berdaya minimum 3.500 Watt.

“Sistem baterai didukung dengan pengisian fast charging, yang mampu mengisi daya dari 0-100 persen dengan waktu hanya 2,5 jam,” ungkapnya.

Terkait apakah Gelora E bisa dipakai untuk melewati area atau wilayah yang tergenang banjir, Wahyu menjelaskan bahwa pengemudi harus mengetahui bahwa setiap kendaraan memiliki keterbatasan.

“Kami sudah memenuhi standar proteksi internasional dengan nilai mencapai IP67. Meski demikian, kami tetap menyarankan kepada konsumen untuk tidak menerjang banjir, apabila banjir sudah melebihi satu meter,” jelasnya.