Ini Kata Wagub Soal Perpanjangan PPKM Darurat Sumbar

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Padang - Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) darurat di tiga daerah di Sumatera Barat yakni Kota Padang, Bukittinggi, dan Padang Panjang berakhir pada 20 Juli 2021. Namun, bagaimana kelanjutan setelah itu masih belum ada kejelasan.

Wakil Gubernur Sumbar, Audy Joinaldy mengatakan, pemerintah provinsi masih menunggu instruksi lebih lanjut dari pusat.

"Belum ada kepastian apakah PPKM darurat di Sumbar diperpanjang atau tidak," katanya, usai melakukan video conference dengan Presiden RI Joko Widodo, Senin (19/7/2021).

Ia menyebut dalam pertemuan dengan Presiden, pihaknya masih menunggu instruksi dari pusat, sehingga Pemerintah Sumbar juga belum bisa memutuskan.

Tapi yang jelas, lanjut Audy, varian delta ini penyebarannya sangat cepat, sehingga masyarakat diminta untuk tetap fokus disiplin menjalankan protokol kesehatan ketat.

"Segera setelah ada instruksi dari pusat, PPKM darurat maka akan ditindaklanjuti," jelasnya.

Kondisi Covid-19 Sumbar

Sejak merebaknya kasus corona di Sumbar pada akhir Maret 2020, puluhan ribu kasus positif sudah tercatat hingga saat ini.

Hingga Senin, 19 Juli 2021 jumlah kasus positif Covid-19 mencapai 62.090 kasus, dengan kasus aktif 8.787 atau 14,15 persen.

Juru bicara Satgas Covid-19 Sumbar, Jasman Rizal mengatakan dari total kasus positif itu, sebanyak 83.68 persen atau 51.268 orang sudah dinyatakan sembuh.

"Total positivity rate mencapai 11,19 persen," sebutnya.

Sedangkan, jumlah pasien meninggal kini sebanyak 1.345 orang. Ia mengimbau masyarakat agar disiplin menerapkan protokol kesehatan.

Saksikan juga video pilihan berikut ini:

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel