Ini Kata yang Paling Banyak Dicari Warga Australia di Google Tahun Ini, Bikin Sedih

Merdeka.com - Merdeka.com - Dibanding warga negara lain, orang Australia tahun ini paling banyak mencari kata "banjir", "La Nina" dan "Kapan hujan akan berhenti?" di Google.

Wajar saja, tahun ini negeri Kanguru banyak dilanda hujan lebat dan banjir, terutama di pesisir sebelah timur.

Pencarian kata "banjir" di Australia meningkat sebanyak 200 persen dibanding tahun lalu dan ketertarikan mencari kata "La Nina" melonjak hingga 80 persen, kata Google, seperti dilansir laman the Guardian, Selasa (6/12).

Operasi militer Rusia ke Ukraina juga mendominasi daftar pencarian melebihi isu hasil pemilihan umum Australia.

Selama dua tahun terakhir kata pandemi Covid-19 mendominasi pencarian, tapi kini kata itu terlempar keluar dari 10 besar. "Gejala Omicron" berada di urutan ketiga daftar pencarian.

Sosok warga asli Australia Cassius Turvey yang diduga dibunuh di Perth Oktober lalu juga menjadi nama orang yang paling banyak dicari pada 2022.

Sementara perdana menteri Anthony Albanese masuk dalam urutan ketiga paling dicari orang Australia tahun ini setelah Ash Barty dan Nick Kyrgios.

Warga Australia juga lebih tertarik dengan Australia Open dibanding olah raga lainnya di 2002, diikuti Piala Dunia dan Olimpiade Musim Dingin.

Warga juga tertarik dan ingin mengetahui mengapa Rusia menginvasi Ukraina dan mengapa harga bahan bakar dan daun selada sangat mahal.

Meski Covid-19 sudah keluar dari daftar terbanyak, ketika orang mencari informasi tentang Covid-19 mereka ingin tahu mengapa seseorang bisa terkena Covid dua kali, berapa lama, dan apakah anjing bisa kena Covid, apa saja gejalanya, kapan vaksin booster tersedia dan sudah berapa banyak orang meninggal karena Covid. [pan]