Ini Kejayaan MU Atas Arsenal yang Hancur di Tangan Solskjaer

Robbi Yanto
·Bacaan 2 menit

VIVA – Manchester United dipermalukan Arsenal di Old Trafford dalam laga pekan ketujuh Premier League, Minggu malam, 1 November 2020.

MU kalah 0-1, dan gol kemenangan Arsenal dicetak oleh Pierre-Emerick Aubameyang pada menit 69. Mirisnya, MU mendominasi jalannya pertandingan.

Setan Merah mencatatkan 53 persen penguasaan bola dan delapan kali percobaan ke gawang. Namun, hanya dua yang tepat sasaran.

Paul Pogba menjadi biang kerok karena pelanggaranya terhadap Hector Bellerin yang membuat Arsenal mendapatkan penalti.

Bukan cuma Pogba, manajer Ole Gunnar Solskjaer pun jadi sasaran para suporter di media sosial. Mereka meneriakan agar Solskjaer segera dipecat.

Jelas suporter MU murka. Pasalnya, kekalahan ini sekaligus menghancurkan kejayaan MU atas Arsenal yang sudah bertahan 14 tahun lamanya.

Melansir Brfootball ini adalah kekalahan kandang pertama MU dari Arsenal sejak September 2006. Ini menghancurkan rekor kandang tak terkalahkan dari 13 pertandingan melawan The Gunners (W8 D5).

Selain itu, MU gagal memenangkan satu dari empat pertandingan mereka di Old Trafford untuk pertama kalinya sejak 1972-73, kampanye di mana mereka finis di urutan ke-18.

ukan cuma itu, hasil ini juga menjadi capaian terburuk MU. Mereka cuma mendapatkan tujuh poin dari enam pertandingan. Menyamai poin terendah saat MU ditukangi David Moyes pada 2013-14 (7).

Mengenari kekalahan ini, Solskjaer menyebut kualitas Arsenal dan MU tidak jauh berbeda. Namun, pertandingan ditentukan oleh penalti.

"Saya merasa kedua tim tidak pantas meraih kemenangan. Sekarang tidak berpengaruh main kadang atau tandang karena tak ada penonton," kata Solskjaer dikutip Goal.

"Kami melawan tim yang bagus, keputusan marjinal yang memberikan anda kemenangan dan kekalahan. Hari ini kami kalah karena penalti yang halus dan itulah perbedaan antara kedua tim," sambungnya.

Di sisi lain, MU saat ini terdampar di peringkat 15 dengan poin 7. Setan Merah baru mencatatkan dua kali menang dan sekali imbang dari enam pertandingan. Sedangkan Arsenal di posisi sembilan dengan poin 12.