Ini Kelebihan dan Kekurangan Kustom Yamaha XSR155

Liputan6.com, Jakarta - Pecinta motor kustom kini mendapatkan pilihan baru sepeda motor yang bisa dijadikan bahan modifikasi. Sebelumnya Kawasaki W175 jadi "bahan" andalan para builder untuk dikustom, tapi kini ada pilihan baru, yakni Yamaha XSR155.

Melalui dua model tersebut, berbagai gaya kustom bisa diaplikasi, seperti tracker, scrambler, ataupun cafe racer. Namun, dari dua model tersebut, mana yang lebih mudah atau enak untuk dikustom?

Dijelaskan Andi Akbar, Builder katros Garage, jika berbicara kustom, ada kelebihan dan kekurangan dari dua model tersebut, baik Yamaha XSR155 dan Kawasaki W175.

"Kalau dilihat modelnya, Yamaha XSR155 ini kan terlihat lebih modern, dengan frame Deltabox, jadi kalau konsep kustom oldschool lebih masuk di Kawasaki W175. Tapi sebaliknya, jika konsep ubahannya lebih modern, ya lebih masuk Yamaha XSR155," jelas pria yang akrab disapa Atenk ini saat berbincang dengan Liputan6.com, Rabu (4/12/2019).

Sementara itu, jika berbicara modifikasi, artinya hanya menambahkan beberapa aksesori dan tidak mengubah tangki, memotong sasis, atau lainnya, Yamaha XSR155 lebih bisa jadi pilihan.

"Kalau bicara modifikasi dengan budget tertentu, lebih ke Yamaha XSR karena dari berbagai sisi sudah dapet. Contoh, ban yang dipakai juga sudah lebar, dari dimensi juga lebih besar, dan pelek juga lebih oke," tegasnya.

Aksesoris kelistrikan

Kawasaki W175 (Arief A/Liputan6.com)

Namun, kelemahan Yamaha XSR155 ini jika ditambahkan aksesori yang berkaitan dengan kelistrikan. Pasalnya, teknologi atau fitur Yamaha XSR 155 sudah lebih modern dibanding Kawasaki W175.

"Kalau di Yamaha XSR, karena sudah injeksi lebih rumit jika ditambahkan aksesori yang berhubungan dengan kelistrikan. Jika salah pasang, bukan tidak mungkin akan korsleting. Tapi, kalau Kawasaki W175 karena masih karbu, jadi lebih mudah," pungkasnya.

Saksikan video pilihan di bawah ini: