Ini Kisah Polisi Baik Menangkap Polisi Jahat  

TEMPO.CO, Jakarta - Ponsel Ajun Inspektur Satu Haryono berdering bersamaan dengan seruan azan salat Jumat, 26 April lalu. Kenalannya mengabarkan perampokan di kantor Bank Rakyat Indonesia Cabang Pasar Minggu, Desa Bencah Kelubi, Kabupaten Kampar. Tak berpikir panjang, Haryono langsung menuju kantor BRI itu. Jaraknya memang cuma seratusan meter dari tempatnya.

"Karena sedang tidak tugas, Haryono pergi tidak membawa pistol," ujar Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Kepolisian Daerah Riau AKBP Hermansyah, menceritakan aksi Haryono, kemarin.

Hermansyah menambahkan, Haryono, yang mengenakan baju sipil, masuk ke bank dengan berpura-pura sebagai nasabah. Saat itu pelaku perampokan, Brigadir Satu FR, telah menguasai kantor. Polisi dari Kepolisian Resor Pelalawan itu telah melumpuhkan seorang polisi dan seorang anggota satuan pengamanan, termasuk merebut sepucuk pistol, bermodalkan V2--senapan serbu SS1 versi Sabhara.

Ketika FR menginterogasi petugas keamanan agar ditunjukkan lokasi penyimpanan brankas, Haryono menyergap pelaku dan mencoba merampas senjatanya. Terjadi pergumulan hebat, V2 meletus tiga kali. Untungnya, tak mengenai orang.

Tembakan itu mengagetkan warga, sehingga mereka sontak menuju asal suara. Pelaku, yang merasa posisinya terancam, kabur dengan mobil Xenia BM 1384 OT menuju Pekanbaru. Terjadi kejar-kejaran. Saat berada di perbatasan Tapung-Pekanbaru, mobil pelaku terperosok di parit. FR sempat melepaskan tembakan ketika akan ditangkap, sehingga polisi melumpuhkannya dengan dua peluru di bagian kaki.

Hermansyah mengatakan pelaku akan dijerat dengan pasal pencurian dan perampasan serta melanggar pasal kode etik. "Pelaku bisa dipecat dari kepolisian," ujarnya. Bagaimana dengan Haryono? "Kepala Haryono bocor akibat dipukuli popor senjata saat bergulat," ujar Hermansyah.

RIYAN NOFITRA

Topik Terhangat:

Edsus Sosialita | Ustad Jefry | Caleg | Ujian Nasional | Bom Boston

Baca juga:

Pria Tampan Diusir dari Arab Angkat Bicara

Twit Terakhir, Ustad Uje Baca Doa Mau Tidur

Ini Spesifikasi Motor Gede yang Ditunggangi Uje

Pose 'Ajaib' Para Sosialita di Depan Kamera

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.