Ini Kronologi Tahanan Polres Bekasi Kota yang Kabur hingga Ditemukan Tewas

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta Seorang tahanan kasus pencabulan Polres Metro Bekasi Kota, ditemukan tewas di Kali Bekasi, Mekarsari, Bekasi Jaya, Bekasi Timur, Kota Bekasi, Jawa Barat, Minggu (2/1/2022) pagi. Tahanan tersebut sebelumnya dikabarkan kabur.

Kapolres Metro Bekasi Kota, Kombes Pol Aloysius Suprijadi mengatakan, jasad S (40) ditemukan pertama kali oleh seorang warga yang hendak buang air kecil.

"Saksi lalu melihat korban mengambang dengan posisi telungkup," kata Aloysius kepada awak media.

Kejadian tersebut kemudian dilaporkan warga ke pihak kepolisian. Tak lama petugas datang dan melakukan evakuasi terhadap jasad korban.

Saat ditemukan, korban mengenakan seragam tahanan berwarna orange bertuliskan Tahanan Polres Bekasi Kota, serta borgol yang masih menempel di tangan kanan.

"Dari hasil pengecekan ciri-ciri, diduga korban merupakan tersangka yang melarikan diri dari ruang PPA Satreskrim Polres Bekasi Kota pada 31 Desember 2021," terang Aloysius.

Menurutnya, S sempat kabur saat sedang menjalani pemeriksaan oleh penyidik PPA. Saat itu tersangka meminta izin mencuci tangan setelah selesai makan.

"Saat diperiksa, S diberi makan dan borgolnya dilepas. Dan tersangka meminta ijin untuk pergi ke kamar mandi yang tak jauh dari ruang penyidik," ujar dia.

Kesempatan itu pun digunakan tersangka untuk kabur dengan cara menjebol plafon kamar mandi menggunakan tangan kosong.

"Tidak ada alat bantu, menjebol murni dengan menggunakan tangan sendiri," ungkap Aloysius.

Setelah berhasil keluar, tersangka langsung melarikan diri ke arah belakang polres menuju Kali Bekasi.

"Diperkirakan ketika tersangka melarikan diri, yang bersangkutan menceburkan diri ke Kali Bekasi. Tetapi karena arus kali deras, akhirnya ditemukan meninggal dunia," jelasnya.

3 Anggota Polisi Diperiksa

Jasad S saat ini sudah dievakuasi ke RS Polri Kramat Jati untuk keperluan autopsi. Sementara tiga anggota dari unit PPA Polres Metro Bekasi Kota juga diperiksa Propam Polda Metro Jaya atas insiden kaburnya S.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel