Ini Kronologis Baku Tembak TNI dengan 2 Orang Teroris Poso

Rifki Arsilan
·Bacaan 2 menit

VIVA – Keberhasilan TNI dan Polri yang tergabung dalam Satuan Tugas (Satgas) Tinombala dalam melumpuhkan dua orang terduga teroris yang masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) kelompok Mujahidin Indonesia Timur (MIT) Poso perlu diacungi jempol.

Sebab, pengejaran kelompok teroris yang bersembunyi di atas wilayah pegunungan di Poso itu bukan lah hal yang mudah.

Dalam operasinya, Satgas Tinombala pada hari Selasa kemarin, 17 November 2020 pukul 05.30 Wita telah berhasil melumpuhkan dua orang DPO yang bernama Wahid alias Aan alias Bojes dan Azis Arifin alias Azis di tempat persembunyiannya, Desa Bolano Barat, Kecamatan Bolana, Kabupaten Parimo, Poso, Sulawesi Tengah.

Ya, kelompok teroris yang terafiliasi dalam MIT ini memang dikenal cukup lincah. Mereka sangat mengenal medan sehingga beberapa kali mereka dapat mengecoh aparat TNI dan Polri dalam melakukan aksinya.

Kepala Dinas Penerangan (Kapendam) XIII/Merdeka, Kolonel Kav M. Jaelani menyatakan, dua orang DPO teroris kelompok MIT itu sudah lama menjadi target dan pengejaran petugas keamanan.

Keduanya sempat terlihat turun ke Kota Poso pada tanggal 6 November 2020 lalu. Keberadaan dua orang DPO teroris itu sempat terdeteksi oleh Anggota Intel Satgas Tinombala. Bahkan sempat terjadi kejar-kejaran dengan anggota Satgas Tinombala.

"Pengejaran bermula dari tanggal 6 November 2020 ketika Anggota Intel Satgas Tinombala melihat kedua DPO tersebut melintas di persimpangan lampu merah Jl. Soekarno Hatta – Tombolututu Atas, sehingga terjadi kejar - kejaran dengan anggota satgas tinombala namum sempat kehilangan jejak," kata Kapendam XIII/Merdeka Kolonel Kav M. Jaelani dalam keterangan, Rabu, 18 November 2020.

Sejak dari itu, lanjut Kapendam, Anggota Satgas Tinombala yang tergabung dari TNI dan Polri melakukan penyisiran dan pengumpulan informasi terhadap beberapa saksi warga yang melihat kedua DPO tersebut.

Sampai pada akhirnya Tim Satgas Tinombala berhasil mengidentifikasi sebuah gubuk yang berada di tengah-tengah kebun yang dijadikan tempat persembunyian dua orang DPO itu.

"Setelah beberapa hari melakukan pengejaran, akhirnya pada hari selasa tanggal 17 November 2020 Anggota Satgas Tinombala berhasil mengepung kedua DPO tersebut, pada saat akan ditangkap kedua DPO melakukan perlawanan sehingga dilakukan tindakan tegas terukur yang menyebabkan kedua DPO kelompok MIT meninggal dunia di TKP," kata Kolonel Kav M. Jaelani.

militer="" tag="" www.viva.co.id="">militer/militer-indonesia/1323454-baku-tembak-lawan-prajurit-tni-2-teroris-poso-tewas">Baca juga : Baku Tembak Lawan Prajurit TNI, 2 Teroris Poso Tewas