Ini Motif Pembuat Video Hoaks Ibu Gorok Anak Gara-Gara Sahur

·Bacaan 2 menit

Merdeka.com - Merdeka.com - Sebuah video hoaks beredar berisi ibu yang diduga menggorok anaknya. Video itu dibuat oleh pria berinisial MRA (23). Dalam video yang tersebar di media sosial, dinarasikan seorang ibu menggorok leher anaknya saat hendak dibangunkan sahur.

Polisi pun bergerak cepat mengamankan MRA dan menggali motif dari perbuatannya. Berdasarkan keterangan pelaku, dirinya tidak ada niat membuat hoaks dan hanya spontan.

"Sementara dari pengakuan dia (MRA) tidak ada ke sana (kesengajaan membuat hoaks). Dia spontan saja (bikin narasi)," kata Kapolsek Cipayung Kompol Bambang Cipto saat dihubungi, Selasa (19/4/2022).

Bambang melanjutkan, narasi pelaku hanya didasarkan kondisi darah di leher sang anak. MRA kemudian membuat asumsinya sendiri bahwa darah itu adalah perbuatan sadis dari ibu sang anak.

"Menyebut digorok, itu bahasa dia sendiri (MRA). Dia bikin kata-kata sendiri biar ibunya ditangkap maksudnya gitu. Kalau itu bener ibu itu kan kejam, suruh ditangkap gitu," jelas Bambang.

MRA kini diamankan di Polsek Cipayung. Namun statusnya masih sebatas saksi dan belum ada penetapan sebagai tersangka.

"Masih saksi," Bambang menutup.

Fakta Kejadian

Kapolres Metro Jakarta Timur, Kombes Pol Budi Sartono mengatakan, pihaknya telah meminta klarifikasi kepada Y (54) seorang ibu yang disebut melukai anaknya MS dengan sengaja. Faktanya, saat itu, Y sedang mempersiapkan makan sahur bersama MS. Ketika itu, Y sedang memotong lontong dengan pisau kecil dan tidak sengaja mengenai leher MS yang ada di dekat nya, hingga mengeluarkan darah.

"Y panik dan langsung keluar meminta tolong tetangga," kata dia dalam keterangan tertulis diterima, Senin 18 April 2022.

Budi mengatakan, saat itu ada warga yang merekam dan memviralkan dengan narasi yang tidak benar. Disebutkan oleh warga itu bahwa 'anak membangunkan sahur, ibunya gorok leher'. Padahal, kejadian sebenarnya tak demikian. Budi menyebut, MS telah memberikan video klarifikasi di akun tiktoknya.

"Bahwa berita yang viral tidak benar atau hoaks," ujar Budi.

Budi menyebut, MS hanya mengalami luka kecil dan telah ditangani oleh tim dokter di Rumah Sakit Haji Pondok Gede.

"MS langsung pulang ke rumah," tandas Budi.

Reporter: M Radityo [ray]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel