Ini Pembelaan Roy Suryo Hadiri Acara Pensiunan Jenderal Polri

Merdeka.com - Merdeka.com - Tersangka kasus meme stupa candi Borobudur, Roy Suryo akhirnya buka suara mengenai kehadirannya di acara touring yang sempat viral. Ia mengatakan kala itu hadir dalam acara komunitas Mercedes Benz SL Club (MBSL) Indonesia.

"Memang benar pada Minggu (31/7), saya tampak hadir bersama Komunitas Mercedes Benz SL Club (MBSL) Indonesia yg menggunakan titik kumpul di Rest Area Km 11 Jagorawi," katanya dalam keterangan tertulisnya, Rabu (3/8).

Kala itu, Roy Suryo hadir di komunitas MBSL dalam rangka ulang tahun anggota seniornya yang merupakan seorang purnawirawan.

"Kehadiran saya di sana adalah sebuah apresiasi kepada salah satu anggota senior MBSL yang saat tersebut mengadakan syukuran hari kelahirannya, yakni bapak komJen Pol (Pur) Nanan Sukarna yang dilanjutkan dengan acara doa bersama," tuturnya.

Sebelumnya, penyidik Polda Metro Jaya resmi menetapkan mantan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Roy Suryo sebagai tersangka terkait kasus dugaan penistaan agama dengan penyebaran meme stupa Borobudur.

Roy terbelit kasus hukum usai unggah meme stupa Candi Borobudur mirip dengan Presiden Joko Widodo di Akun twitter @KRMTRoySuryo2.

Postingannya ini viral di media sosial. Kepolisian kemudian menerima dua laporan terkait unggahan Roy Suryo. Adapun, pelapor atas nama Kurniawan Santoso, dan Kevin Wu.

Roy Suryo dipersangkakan melanggar Pasal 28 ayat 2 jo Pasal 45 (a) ayat 2 Undang-Undang Nomor 19 tahun 2016 tentang perubahan atas undang-undang nomor 11 tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik dan atau Pasal 156 (a) KUHP dan atau Pasal 15 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1945 tentang Peraturan Hukum Pidana.

Dalam kasus ini, penyidik telah meminta pandangan 13 orang saksi ahli terdiri dari ahli agama, ahli media sosial, ahli sosiologi hukum, ahli pidana, dan ahli ITE. [fik]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel