Ini Penjelasan Atta Halilintar dan Kevin Aprilio saat Diperiksa Kasus Net89

Merdeka.com - Merdeka.com - Lima orang publik figur terseret dalam pusaran kasus dugaan penipuan dan penggelapan dana dengan modus robot trading Net89. Dua orang di antaranya bahkan telah dimintai keterangan sebagai saksi. Mereka adalah Atta Halilintar dan Kevin Aprilio.

Pemeriksaan kedua publik figur dibenarkan oleh Kasubdit II Direktorat Tindak Pidana Khusus Bareskrim Polri Kombes Pol Candra Sukma Kumara.

"Kevin dan Atta sudah kita mintai keterangan," kata dia kepada wartawan, Senin (7/11/2022).

Candra menerangkan, pemeriksaan Kevin dan Atta berlangsung pekan lalu. Kepada penyidik, Atta mengaku tidak kenal dengan crazy rich asal Surabaya Reza Paten.

Atta Halilintar mengaku menjual barang dengan cara lelang. Sementara pembeli ialah Reza Paten.

"Atta melalui lelang terbuka untuk menjual barang yang dibeli Reza dan yang bersangkutan saat itu tidak mengenal Reza," ujar dia.

Terkait hal ini, penyidik berencana meminta pandangan ahli. "Sementara belum (dikembalikan uangnya). Ini masih kita tanyakan ke ahli TPPU," ujar dia.

Sementara itu, Kevin Aprilio merupakan korban dari robot trading Net89. Sebab, dia salah satu member dan uangnya masih ada yang tertahan di Net89.

"Yang bersangkutan (Kevin) malah sebagai korban dari Net89," ujar dia.

Nama Atta dan Kevin ikut terseret usai dilaporkan oleh 230 orang yang menjadi korban penipuan robot trading Net89. Ada tiga nama lain yang juga dilaporkan yakni Taqy Malik, Adri Prakarsa, dan Mario Teguh. Namun, Bareskrim belum melayangkan panggilan kepada mereka.

"Baru Kevin dan Atta yang sudah kita mintai keterangan," ujar dia. [ded]