Ini Penjelasan Sinofsky Soal Pengunduran Dirinya

TEMPO.CO, Washington -- Sekitar setengah jam setelah Steve Ballmer, chief executive officer Microsoft, mengumumkan secara internal pengunduran diri Steven Sinofsky lewat surat elektronik pada Senin waktu setempat, mantan petinggi itu langsung membalasnya juga lewat surat elektronik.

Ballmer mengirim surat berjudul "Windows Leadership Changes" (Perubahan Kepemimpinan di Windows) pada pukul 17:16 pada Senin waktu setempat. Sedangkan Sinofsky, bekas President Windows dan Windows Live, mengedarkan surat balasan pada pukul 17:42 dengan judul serupa. Lihat: Sinofsky Tinggalkan Microsoft Secara Mendadak

Dalam surat delapan paragraf itu, Sinofsky, yang sempat diproyeksikan sebagai pimpinan Microsoft masa depan, tidak mengatakan secara jelas alasan dirinya berhenti. Namun dia membuka suratnya itu dengan kalimat,"Dengan tersedianya sistem operasi Windows 8/RT dan Surface, saya telah memutuskan ini saatnya untuk mundur selangkah dari tanggung jawab di Microsoft."

Dia menambahkan bahwa mundur selangkah merupakan caranya untuk beristirahat diantara peluncuran produk agar bisa melakukan refleksi dan melihat peluang ke depan.

Pada paragraf selanjutnya dia menegaskan bahwa setelah 23 tahun bekerja membuat berbagai produk di Microsoft, dia memutuskan meninggalkan perusahaan untuk mencari kesempatan-kesempatan baru. "Gairah saya untuk membuat produk tak pernah mengendur."

Menurut dia, tim Windows telah merampungkan produk dan layanan era baru Windows. Dia mengaku ini merupakan pengalaman luar biasa untuk terlibat membuat produk masa depan.

"Kita bisa melihat proyek ini sebagai pencapaian luar biasa untuk diri kita dan tim," kata dia. "Pekerjaan belum kelar dan masih banyak yang bisa dilakukan untuk para pelanggan."

Bekas asisten teknis Bill Gates, pendiri Microsoft, ini juga menyatakan rasa terima kasih atas kesempatan bekerja di perusahaan digital raksasa itu. "Tidak mungkin saya menghitung berkah yang saya terima selama ini," kata dia. "Diri saya benar-benar berterima kasih."

Sinofsky juga membantah semua spekulasi mengenai alasan dan waktu kepergiannya itu. "Saya pastikan tidak ada isu yang benar karena ini pilihan pribadi sekali, yang sama sekali tidak mencermintkan spekulasi atau teori yang bermunculan mengenai saya, kesempatan, perusahaan atau kepemimpinan di sini."

Sinofsky, yang dikenal dominan dalam memimpin dan cenderung bertangan besi dalam mengambil keputusan, menegaskan bahwa dirinya selalu memberikan kesempatan kepada generasi muda untuk mengambil alih. Baca juga: Sinofsky dan Tangan Besi di Balik Windows 8

CNET | BUDI RIZA

Tekno populer:

Samsung Naikkan Harga Prosesor ke Apple

RIM Bakal Luncurkan BlackBerry 10 Pada 30 Januari

Hary Tanoe Ingin Bikin Mesin Mirip Google

Meraup Rupiah dari Blogging

Mayer Terus Rombak Tampilan Yahoo

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.