Ini Penyebab Gerard Pique Gagal Sukses di Manchester United

Jakarta Gerard Pique pernah berseragam Manchester United (MU) selama empat musim. Petualangan bek tangguh Barcelona ini berjalan penuh rintangan dan harus berakhir akibat sebuah momen pada November 2007. 

Penyebab Gerard Pique akhirnya terdepak dari Old Trafford itu diungkapkan legenda Manchester United, Wayne Rooney. Menurut Rooney, penampilan buruk Pique di Premier League melawan Bolton Wanderers pada November 2007 memicu tersingkirnya sang pemain dari Setan Merah. 

Pada laga tersebut Gerard Pique dibuat kalang kabut menghadapi para penyerang Bolton. Bek tengah asal Spanyol tersebut ditarik keluar pada menit ke-59 dan digantikan Anderson. MU kalah 0-1 pada pertandingan itu. 

"Pertandingan tandang melawan Bolton kurang-lebih menyudahi karier Gerard Pique di United. Dia masih muda dan jadi bulan-bulanan pada di sana. Saya rasa saat itulah Sir Alex Ferguson memutuskan bahwa secara fisik dia tak cocok di Premier League," tulis Rooney pada kolomnya untuk The Sunday Times, seperti dilansir Metro, Minggu (17/5/2020). 

"Saya selalu ingat Vidic, jika kami pergi ke Bolton dan juga saat menghadapi Didier Drogba, maka dia akan pergi ke gym dua atau tiga hari sebelumnya. Dia berlatih keras di sana." 

"Laga tandang ke Bolton selalu mengerikan. Menuntut fisik dan Anda tahu harus memenangi pertarungan jika ingin meraih tiga poin," imbuh Rooney. 

 

Bersinar di Barcelona

Gerard Pique - Bek andalan Barcelona ini pernah menjalani menjadi pemain Akademi Barcelona pada 1997-2004 lalu hengkang ke Manchester United. Pada tahun 2008, Pique kembali ke Barcelona dan mengisi pertahanan skuat Blaugrana hingga sekarang. (AFP/Pau Barrena)

Sekitar enam bulan setelah insiden di markas Bolton Wanderers itu Pique dilepas oleh Manchester United. Dia pulang kampung untuk memperkuat Barcelona dengan transfer hanya senilai 5 juta pounds. 

Bagi Gerard, Barcelona bukan klub yang asing. Dia mengawali petualangannya di kancah sepak bola dengan gabung akademi sepak bola Barcelona, La Masia.

Pada 2004, Pique menjajal peruntungan dengan merantau ke Premier League untuk membela Barcelona. Namun, ia kesulitan menembus skuat utama Setan Merah. 

Fakta tersebut tidak mengejutkan karena saat itu Manchester United punya duet bek tengah tangguh, Nemanja Vidic dan Rio Ferdinand. 

Setelah kembali ke Camp Nou, Gerard Pique berhasil bangkit. Dia memenangi La Liga pada musim pertamanya, kemudian mengulangi prestasi yang sama tujuh kali lagi. Pique juga meraih tiga trofi Liga Champions. Di level internasional, Pique menjuarai Piala Dunia dan Piala Eropa bersama Timnas Spanyol. 

Beberapa tahun berselang setelah Pique kembali ke Barcelona, manajer legendaris MU, Sir Alex Ferguson, mengaku telah membuat kesalahan karena membiarkan sang pemain pergi. 

Sumber: Metro 

Disadur dari Bola.com (Yus Mei Sawitri,published 17/5/2020)