Ini Penyebab Jalanan Aspal di China Melengkung dan Genteng Rumah Meleleh

Merdeka.com - Merdeka.com - Sejumlah kota di China dilanda gelombang panas parah sampai membuat jalan-jalan aspal melengkung dan atap-atap rumah meleleh.

Pada Selasa (12/7) pukul 15.00, 86 kota mengeluarkan peringatan tanda merah, level tertinggi dari tiga level sistem peringatan di China, memperingatkan warga bahwa suhu bisa mencapai 40 derajat Celcius pada 24 jam ke depan. Proyek konstruksi dan kegiatan luar ruangan dihentikan.

Di sebuah daerah di Provinsi Jiangxi, salah satu bagian jalan melengkung ke atas sekitar 15 sentimeter karena panas, seperti ditampilkan televisi pemerintah, dikutip dari laman Channel News Asia, Rabu (13/7).

Di Chongqing, atap museum meleleh. Kota ini mengeluarkan peringatan berwarna merah pada Senin dan mengerahkan truk air yang menyiram jalan-jalan di kota tersebut.

Shanghai memperingatkan 25 juta penduduknya untuk bersiap menghadapi cuaca panas pekan ini. Di kebun binatang Shanghai, 8 ton es disiapkan setiap hari untuk mendinginkan hewan-hewan. Foto viral di media sosial menunjukkan seorang petugas tes Covid-19 yang memakai APD lengkap memeluk es batu setinggi 1 meter di pinggir jalan.

"Tahun ini, panas muncul agak lebih awal dari sebelumnya," kata seorang penduduk Shanghai, Zhu Daren, saat putranya yang berusia lima tahun mandi di air mancur.

"Walaupun ini baru Juli, saya merasa (cuaca) telah mencapai titik tertinggi," lanjutnya. [pan]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel