Ini Penyebab Pengemudi Fortuner Hantam Pembatas Jalur Sepeda di Sudirman

Merdeka.com - Merdeka.com - Polisi menangani kejadian kecelakaan tunggal Mobil Fortuner yang menabrak beton pembatas jalur sepeda di Jalan Sudirman pada Kamis (17/11) lalu. Kejadian yang berlangsung sekitar pukul 04.40 Wib dini hari tepatnya terjadi di jalan Fx Sudirman, arah Utara sebelah kiri, Jakarta pusat.

"Mengamankan TKP dan barang bukti beserta pengemudi ke kantor Gakkum PMJ selanjutnya dibuatkan laporan Polisi," kata Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Jhoni Eka Putra saat dikonfirmasi merdeka.com, Sabtu (19/11).

Meski kendaraan kendaraan Toyota Fortuner putih B-2*5*-S*A menghantam beton pembatas jalur sepeda, namun pengemudi selamat. Pengemudi hanya mengalami kerugian atas kerusakan kendaraan.

"Pengemudi tidak apa-apa, iya (kerugian) hanya kendaraan saja," katanya.

Jhoni tidak menjelaskan secara rinci siapa identitas dari pengemudi. Namun, penyebab kecelakaan diduga karena pengemudi tidak kurang konsentrasi.

"Pengemudi tersebut Adalah Warga Negara Indonesia. Dugaan sementara akibat kurang nya hati hati pengemudi," ujarnya.

Kronologi Kejadian

Sebelumnya, Aduan seorang pesepeda atas porak porandanya beton pembatas jalur sepeda di Jalan Sudirman yang hancur, pada Kamis (17/11) pagi pun terjawab. Dimana beton tersebut ternyata sempat dihantam pengemudi Mobil Fortuner, pada dini harinya.

"Jadi lebih kurang kemarin itu sekitar pukul 03.00 dini hari, cuaca hujan, sehingga pengendara hilang konsentrasi. Jadi Mobil Fortuner dari arah selatan, karena hilang konsen, dia banting setir," kata Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo saat ditanya wartawan, pada Jumat (18/11) kemarin.

Syafrin mengatakan dari hasil keterangan bahwa penyebab pengemudi Fortuner banting setir karena sempat hilang konsentrasi, sehingga menghantam beton pembatas jalur sepeda.

"Dalam kecepatan tinggi membanting setir ke kiri sehingga menghantam jalur sepeda," katanya.

Meski demikian, Syafrin mengatakan jika jalur tersebut saat ini telah rampung diperbaiki termasuk juga beton pembatas jalur sepeda yang telah diletakan di tempat semula. Lalu, akibat kejadian ini tidak ada kerugian atau kerusakan dari beton yang ditabrak.

"Rusak si tidak ada, ada sekitar 6 yang terlempar. tetapi memang setelah kecelakaan, beberapa itu dipindahkan, dipinggirkan," katanya.

Sebelumnya sempat dilaporkan jika pembatas jalur sepeda permanen di Jalan Sudirman, Jakarta Pusat yang terbuat dari beton sebagai separator atau pembatas jalur porak-poranda.

Informasi ini pertama kali diketahui dari unggahan foto pesepeda bernama Pei (52). Dari foto yang terlihat, pembatas beton itu terlihat terlempar dari tempatnya semula.

Dari laporan tersebut terlihat satu pembatas yang menghalangi jalur sepeda dan lima pembatas yang berserakan di lokasi. Dia tidak tahu apa penyebab tersebut.

"Kejadiannya seperti apa saya kurang tahu," ujar Pei saat dikonfirmasi.

[ray]