Ini Penyesalan Terbesar Bill Gates Terkait Microsoft

Liputan6.com, Jakarta Kebanyakan orang berasumsi bahwa menjadi orang terkaya kedua di dunia dengan kekayaan bersih USD 107 miliar atau Rp 1.500 triliun (1 USD = Rp 14.085), tidak memiliki banyak penyesalan.

Tapi tidak semua miliarder seperti itu. Salah satunya Bill Gates yang mengaku bahwa masih banyak penyesalan yang menggerogoti dirinya hingga sekarang.

Seperti mengutip dari CNBC, Jumat (15/11/2019), Bill Gates  menyalahkan sistem manajemen karena ia tidak memandu timnya untuk mengambil beberapa kesempatan. Sebagian dirinya juga menyalahkan masalah antimonopoli Microsoft pada awal 2000-an.

Hal tersebut terjadi ketika Google merilis perangkat Android pertama pada September 2008. Lebih dari satu tahun setelah Apple merilis iPhone pertamanya pada 29 Juni 2007.

Bill Gates merasa kesempatan tersebut seharusnya bisa diambil oleh Microsoft namun kesempatan tersebut terabaikan oleh Bill Gates.

"Ini adalah pasar yang bisa memenangkan siapa saja. Jadi kesalahan terbesar yang pernah ada adalah kesalahan manajemen yang saya lakukan yang menyebabkan Microsoft tidak seperti Android," ungkap Bill Gates.

Terlepas dari kesalahan Bill Gates yang kurang mengambil kesempatan itu, tetap membuat perusahaan Microsoft menjadi yang paling kaya.

Reporter: Chrismonica

 

Sumbang Rp 492 Triliun Tak Susutkan Kekayaan Bill Gates

Berikut ini adalah beberapa saran karier terbaik dari Bill Gates, seorang pengusaha terkaya di dunia.

Tahun ini Bill Gates mendapatkan tambahan uang sebesar USD 16 miliar atau Rp 225 triliun (1 USD = Rp 14.094). Dia pun menyumbangkan lebih dari USD 35 miliar atau setara dengan Rp 492 triliun untuk amal.

Bill Gates menyumbangkan kekayaannya kepada yayasan yang berfokus mengatasi ketimpangan dalam kesehatan dan pendidikan di seluruh dunia. Selain itu krisis iklim dan kelaparan dunia.

Meski demikian, total kekayaan yang dimiliki Bill Gates tercatat masih yang terbanyak mencapai USD 106 miliar atau Rp 1,4 kuadriliun.

Dia menjadi orang terkaya kedua di dunia setelah Jeff Bezos dari Amazon.

Gates memang mengaku tak memfokuskan membuat kekayaannya dalam bentuk uang tunai. 

"Strateginya adalah menjadikan investasi mencapai lebih dari 60 persen dalam bentuk ekuitas," ujar dia seperti mengutip CNBC, Kamis (19/9/2019).

Bill Gates memiliki 60 persen dari hasil kekayaannya atau sebesar Rp 844 triliun dalam bentuk saham. 

ucuran dana amal Gates disalurkan melalui yayasan miliknya, Bill and Melinda Gates Foundation.

Saksikan video di bawah ini: