Ini Perbedaan Pola Asuh Anak Perempuan dan Laki-laki

Syahdan Nurdin, Pen4blogku
·Bacaan 2 menit

VIVAPola asuh anak merupakan hal yang penting untuk menentukan tumbuh kembang anak. Namun tahukah kamu bahwa pola asuh anak berbeda untuk anak perempuan dan laki-laki? Masih banyak orangtua yang tidak tahu membedakan keduanya.

Anak-anak seringkali dibiarkan berkembang begitu saja mengikuti lingkungan. Padahal usia anak-anak adalah waktu pembelajaran untuk mereka. Peran pola asuh orangtua sangat penting untuk menentukan masa depannya. Untuk membantu orang tua, berikut ini ulasan terkait perbedaan pola asuk anak perempuan dan laki-laki.

Karakter Mereka Berbeda

Pada dasarnya perempuan dan laki-laki dibentuk dengan karakter yang berbeda. Misalnya pola asuh anak laki-laki yang membuatnya sulit untuk menyampaikan perasaan. Hal ini karena orang tua melarang anak laki-lakinya menangis.

Padahal terkadang si anak butuh untuk mengekspresikan perasaannya. Begitupun dengan anak perempuan yang menjadi penakut karena selalu dilarang melakukan ini itu. Cobalah sekali-sekali memberikan kebebasan sepatutnya pada anak perempuan agar ia percaya diri.

Cara Mengembangkan Minat dan Bakat

Menurut penelitian, anak perempuan cenderung menyukai kegiatan yang berkaitan dengan ketekunan. Berbeda dengan anak laki-laki yang senang melakukan kegiatan yang melibatkan fisik. Maka sebagai orangtua harus mampu mengembangkan minat dan bakat mereka yang berbeda.

Melindungi “Si Lembut” dan ‘Si Jagoan”

Cara menegur si jagoan dan si lembut juga berbeda jika melakukan kesalahan. Bagi anak perempuan cukup dengan memberi peringatan dengan ucapan karena anak perempuan menurut penelitian memiliki pendengaran yang sensitif. Berbeda dengan anak laki-laki, jika ia melakukan kesalahan berilah peringatan tanpa membatasi keaktifannya.

Rangkul Mereka Secara Adil

Anak perempuan cenderung memiliki kedekatan dengan ayahnya, sebaliknya dengan anak laki-laki. Namun jangan sampai hal ini membuat ada anak yang merasa tidak dirangkul. Rangkul keduanya sehingga baik anak perempuan atau laki-laki tidak merasa ada pilih kasih dari orang tua mereka.

Nah, itulah perbedaan pola asuh anak perempuan dan laki-laki. Jangan sampai anak merasa terasingkan karena ketimpangan pola asuh. Hal ini dapat memberikan dampak psikologis pada anak hingga dewasa. Menjadi orang tua adalah pembelajaran seumur hidup, dan sebagai orangtua kita tidak harus selalu benar.