Ini Perbedaan Router Single Band dan Dual Band

Krisna Wicaksono, Misrohatun Hasanah
·Bacaan 1 menit

VIVA – Saat ini router sudah menjadi perangkat yang umum ditemukan di rumah, kafe bahkan stadion. Alat ini berfungsi untuk memancarkan frekuensi khusus, yang digunakan sebagai perantara jaringan internet nirkabel.

Dengan adanya alat ini, maka tidak lagi dibutuhkan kabel untuk bisa terhubung ke internet. Cukup masukkan kata sandi, maka laptop, ponsel dan gawai lain bisa langsung dipakai untuk berselancar di dunia maya.

Proses pengaturannya juga tidak rumit, bahkan mereka yang tidak memiliki pengetahuan mendalam soal jaringan juga bisa memasang dan mengatur router dengan mudah.

Namun, sebelum membelinya ada satu hal yang perlu diketahui, yakni mengenai teknologi yang ditawarkan. Beberapa router menawarkan kemampuan single band, sementara yang lain sudah memakai dual band.

Marketing Manager TP-Link Indonesia, Yoshia mengatakan bahwa router single band hanya menggunakan satu frekuensi, yaitu 2,4 GHz. Sementara, yang dual band menggunakan frekuensi 2,4 GHz dan 5 GHz.

Penggunaan multi band membuat kinerja router jauh lebih efisien, di mana frekuensi pertama cukup untuk aktivitas ringan seperti menjelajah web, mengirimkan email dan lainnya.

Sedangkan, frekuensi 5 GHz dapat dimanfaatkan untuk streaming video berkualitas tinggi atau bermain game. Saat jumlah pengguna bertambah, router dual band akan menyesuaikan secara otomatis perangkat dengan frekuensi yang dibutuhkan.

Meski kemampuannya lebih canggih, namun Yoshia menjelaskan bahwa router dual band seperti Archer C24 AC750 ditawarkan dengan harga terjangkau, yakni Rp200 ribu.

Router ini juga dilengkapi dengan Parental Controls untuk memantau dan mengontrol pemakaian internet anak-anak, serta Guest Network yang menyediakan akses terpisah untuk tamu yang berkunjung

“Archer C24 AC750 adalah router dual band dengan fitur lengkap dan harga terjangkau, untuk memenuhi kebutuhan online sehari-hari,” ujarnya melalui keterangan resmi, dikutip Kamis 25 Maret 2021.