Ini pesan Menko Airlangga ke Anindya dan Kadin daerah soal ekonomi RI

Risbiani Fardaniah
·Bacaan 1 menit

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto melakukan pertemuan dengan para ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) dari 24 daerah di Indonesia di kantornya pada Kamis.

Mereka menyampaikan aspirasinya didampingi oleh Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia Bidang Organisasi, Keanggotaan dan Pemberdayaan Daerah, Anindya Bakrie.

Dalam pertemuan tersebut Menko Airlangga mengungkapkan peran penting Kadin dalam struktur ekonomi Indonesia, khususnya dalam memastikan pemulihan ekonomi nasional yang terdampak COVID-19 tidak hanya terakselerasi, tetapi bisa merata di seluruh Nusantara.

Baca juga: Pesan Menko Luhut ke Anindya Bakrie: Kadin daerah harus naik kelas

"Kadin ini adalah mitra pemerintah dan tentu pemerintah menyampaikan hal-hal yang menjadi tantangan ke depan perekonomian," ujar Menko Airlangga sebagaimana disampaikan Anindya Bakrie dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Kamis.

Untuk itu Menko Airlangga berpesan kepada Anindya dan para ketua kadin daerah untuk menggaungkan aura optimisme hingga ke pelosok daerah bahwa pemerintah dan pengusaha terus berupaya maksimal guna menggenjot perekonomian saat ini.

"Kami meminta agar Kadin optimis ke depan. Terkait dengan pemulihan ekonomi dan pemulihan COVID-19 beserta target-target perekonomian 2-3 tahun ke depan," ungkapnya.

Baca juga: Ridwan Kamil dokan Anindya Bakrie pimpin Kadin, gantikan Rosan

Menko Airlangga juga menekankan pemerintah akan bersikap netral menjelang Musyawarah Nasional (Munas) Kadin Indonesia. Anindya diketahui merupakan calon kuat ketua umum menggantikan Rosan P Roeslani.

"Itu diatur dalam AD/ART Kadin, ya itu diikuti saja. Pemerintah kan selalu netral," tegas Menko Airlangga seperti dikutip Anindya.

Di sela-sela pertemuan, Menko Airlangga sempat bercanda bahwa berkumpulnya 24 Ketua Kadin Provinsi yang didamping Anindya Bakrie, auranya seperti penyelenggaraan pra munas dan apa yang disampaikan para ketua Kadin daerah seperti pandangan umum terhadap pilihan favorit mereka.

Baca juga: Menko Luhut: Pemerintah tak ikut campur kontestasi Ketua Umum Kadin