Ini Peta Rawan Banjir dan Longsor di Riau, Pemudik Diminta Hati-Hati

·Bacaan 1 menit

Merdeka.com - Merdeka.com - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Riau sudah memetakan daerah rawan banjir dan longsor. Pemudik diminta berhati-hati saat melintasi wilayah rawan tersebut.

"Bagi pengendara yang akan pulang kampung diharapkan dapat berhati-hati saat melakukan perjalanan mudik Lebaran, dan perlu selalu memantau perkembangan cuaca dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) agar perjalanan dapat disiapkan dengan baik," kata Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Provinsi Riau, M Edy Afrizal, dalam keterangannya di Pekanbaru, Rabu (20/4).

Dia mengatakan, kawasan rawan banjir dan longsor masih sama seperti tahun sebelumnya, seperti di daerah perbatasan Riau dengan Sumatera Barat yang berpotensi terjadinya longsor berlokasi di wilayah XIII Koto Kampar dan Lubuk Jambi dekat Kuantan Singingi.

Ia menyebutkan, pemicu terjadinya longsor di wilayah XIII Koto Kampar dan Lubuk Jambi dekat Kuantan Singingi antara lain bersumber dari tanah perbukitan juga dari abrasi sungai.

"Kawasan rawan longsor terjadi akibat abrasi sungai juga potensial di Kabupaten Indragiri di ruas jalan lintas Rengat-Tembilahan," katanya.

Selain itu pengguna jalan perlu mewaspadai kawasan rawan banjir, yakni di Kabupaten Pelalawan, Kuantan Singingi Kampar dan Rokan Hulu.

Sementara itu, kondisi banjir pasang besar air laut (rob) biasanya di daerah pesisir akan tetapi kawasan ini tidak termasuk daerah rawan untuk lintasan mudik.

"Namun yang perlu diantisipasi adalah mudik menggunakan transportasi laut, terkait kini kondisi cuaca yang fluktuatif," katanya. [cob]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel