Ini Rekayasa Lalu Lintas di Kawasan TMII saat Malam Tahun Baru 2023

Merdeka.com - Merdeka.com - Kepala Suku Dinas Perhubungan (Sudinhub) Jakarta Timur, Dody Setiawan mengatakan, pihaknya akan memberlakukan rekayasa lalu lintas (lalin) di seputar kawasan Taman Mini Indonesia Indah (TMII) saat perayaan malam Tahun Baru 2023.

Dody menyebut rekayasa lalin akan dilakukan jika kondisi ruas jalan sudah mengalami stagnan, khususnya di Jalan Raya Pintu I TMII. Pihaknya sudah mempersiapkan sejumlah rute rekayasa lalin.

"Termasuk memecah akses masuk ke TMII ke sejumlah titik seperti di pintu 1, 2, 3 dan 4. Jika situasi normal, maka rekayasa lalin tidak akan diberlakukan," kata Dody dalam keterangan tertulis, dikutip Sabtu (31/12).

Dody menjelaskan dalam rekayasa lalin ini, nantinya kendaraan dari arah traffic light (TL) simpang Garuda tidak dibolehkan melintas ke Jalan pintu 1 TMII. Sama halnya untuk kendaraan dari Jalan Mabes TNI yang juga tidak diperkenankan masuk ke terowongan Tol Ceger apabila rekayasa lalin diterapkan.

Dan berikut rekayasa lalin di kawasan TMII selama perayaan Malam Tahun Baru:

1. Kendaraan yang akan masuk melalui pintu 1 dari arah Cawang menuju pintu 1 TMII melintas melalui simpang PGC Cililitan - Jalan Raya Bogor - simpang Hek - Jalan H Bokir bin Dji'un - Simpang Keramik - Simpang Garuda - Jalan Taman Mini 1 dan masuk pintu 1

2. Untuk arus lalin dari arah Pasar Minggu atau Depok dan Bogor menuju Pintu 1 TMII melintas melalui simpang TL Pasar Rebo - Jalan TB Simatupang -Terowongan Sianturi - Jalan Raya Mabes Hankam - Jalan Taman Mini I - simpang TL Garuda - Jembatan Jalan H Bokir Bin Dji'un - Putar Balik di simpang TL Keramik atau Jalan Dukuh Jembatan -Jalan H Bokir Bin Dji'un - Simpang TL Garuda - Jalan Taman Mini I - Pintu 1 TMII

3. Arus lalin dari arah Ceger, Cipayung menuju Pintu 1 TMII, melalui Jl Raya Mabes Hankam - Simpang TL Pintu 3 TMII - Kolong Tol Lingkar Luar Jakarta -Jalan Raya Mabes Hankam - Jalan Taman Mini l - Simpang TL Garuda -Jembatan Jalan H Bokir Bin Dji'un - Putar Balik di simpang TL Keramik atau Jalan Dukuh - Jembatan Jalan H Bokir Bin Dji'un - Simpang TL Garuda - Jalan Taman Mini I - Pintu 3 TMII

4. Arus lalu lintas dari arah exit tol Ceger sisi Selatan menuju Pintu 1 TMII, tepatnya Jalan Raya Mabes Hankam-simpang TL Pintu 3 TMII Kolong Tol Lingkar Luar Jakarta-Jalan Raya Mabes Hankam-Jalan Taman Mini I-simpang TL Garuda-Jembatan Jalan H Bokir Bin Dji'un-Putar Balik di simpang TL Keramik atau Jalan Dukuh Jembatan-Jalan Bokir Bin Dji'un-simpang TL Garuda Jalan Taman Mini 1-pintu 1 hingga 3 TMII

5. Sementara kendaraan yang hendak masuk melalui pintu 2 TMII melintas melalui simpang TL PGC - Jalan Raya Bogor-simpang TL Hek - Jalan H Bokir Bin Dji'un-simpang TL Keramik-Jembatan Jalan H Bokir Bin Dji'un -simpang TL Garuda - Jalan Raya Pondok Gede-Jalan Taman Mini II-Jalan Pintu 2 Taman Mini Bawah-Pintu 2 TMII

6. Kemudian arus lalin dari arah Halim Perdana Kusuma menuju Pintu 2 TMII melintas melalui Jalan Raya Pondok Gede-Jalan Taman Mini II-Jalan Pintu 2 Taman Mini Bawah-Pintu 2 TMII

7. Sedangkan kendaraan dari arah Pondok Gede menuju Pintu 2 TMII melintas melalui Jalan Raya Pondok Gede-simpang TL Lubang Buaya-Jalan Lubang Buaya-Jalan Al Baidho-Jalan Manunggal XVII-JalanTaman Mini II-Jalan Pintu II TMII Bawah-Pintu 2 TMII

8. Kendaraan juga bisa juga melintas melalui Jalan Raya Pondok Gede-simpang depan RS Haji-Jalan Taman Mini II-Jalan Pintu II TMII Bawah-Pintu 2 TMII. Bagi kendaraan yang akan masuk melalui Pintu 4 TMII dari arah Cilangkap atau Bambu Apus menuju Pintu 4 TMII bisa melalui simpang Jalan Bambu Apus Raya-Jembatan Bambu Apus Raya-Jalan H. Karim-Jalanl Mini-Jalan Mini III-Jalan Laksamana-Pintu 4 TMII

9. Kendaraan juga bisa melalui simpang Jalan Bambu Apus Raya-Jembatan Bambu Apus Raya-Jalan Swadaya-Jalan Rawa Binong-Jalan Laksamana-Pintu 4 TMII. Kemudian bagi kendaraan dari arah Pondok Gede menuju Pintu 4 TMII melalui Jalan Raya Pondok Gede -simpang TL Lubang Buaya-Jalan Lubang Buaya-Jalan Rawa Binong-Jalan Rama-Jalan Laksamana Pintu 4 TMII

10. Arus lalu lintas dari arah exit tol Bambu Apus sisi utara menuju pintu 4 TMII melalui Jalan Raya Mabes Hankam-Jalan Bambu Apus Raya -Jalan Swadaya-Jalan Rawa Binong-Jalan Laksamana Pintu 4 TMII

Sarana parkir juga disediakan di luar gedung TMII, antara lain di Museum Purna Bakti Pertiwi, Masjid At-Tin, Gedung Pencak Silat IPSI dan lapangan TPI. Dody menerangkan apabila Jalan TMII Pintu 1 mengalami kepadatan volume lalu lintas, maka akan dilakukan pengalihan arus lalin

Berikut ini pengalihan arus lalu lintas bila Jalan TMII Pintu 1 mengalami kepadatan:

1. Bagi kendaraan dari arah utara PGC, Cawang dan Halim Perdanakusuma menuju selatan seperti Ceger, Cipayung, Bambu Apus dan sekitarnya.

2. Untuk kendaraan dari TL PGC-Jalan Raya Bogor - simpang TL Hek-Jalan Raya Bogor - simpang TL Pasar Rebo - Jalan TB Simatupang - Jalan Raya Mabes Hankam - Putar Balik depan Mapolsek Cipayung - Jalan Raya Mabes Hankam.

3. Alternatif kedua dari TL PGC-Jl Raya Bogor - simpang TL Hek-Jalan H Bokir Bin Dji'un-simpang TL Keramik-Jembatan Jalan H Bokir Bin Dji'un-simpang TL Garuda-Jalan Raya Pondok Gede-simpang depan RS Haji-Jalan Taman Mini II-Jalan Manunggal XVII-Jalan Albaidho-Jalan Rawa Binong-Jalan Pagelarang-Jalan Raya Hankam-Jalan Raya Setu-Jalan H Karim-Jalan Raya Mabes Hankam

4. Sementara kendaraan dari arah Ceger atau Cipayung menuju arah Cawang, PGC, Halim Perdana Kusuma dapat melalui simpang TL Ceger-Jalan Raya Mabes Hankam-Jalan Lingkar Luar Selatan-Jalan TB Simatupang simpang TL Pasar Rebo-Jalan Raya Bogor

5. Arus lalu lintas dari arah Bambu Apus menuju Pondok Gede dapat melintasi Jalan Raya Mabes Hankam-Jalan Raya Bambu Apus-Jalan Raya Setu-Jalan Raya Hankam-Jalan Pagelarang-Jalan Rawa Binong-Jalan Lubang Buaya-Jalan Raya Pondok Gede

Sementara itu, Direktur Utama PT Taman Wisata Candi (TWC) Borobudur, Prambanan dan Ratu Boko, Edy Setijono mengimbau masyarakat yang akan merayakan Malam Tahun Baru 2023 di TMII, untuk berjalan kaki dari tempat parkir ataupun halte menuju kawasan TMII.

"Kita berharap masyarakat juga nanti punya kebiasaan baru ya karena Taman Mini sudah didesain jadi satu kawasan pedestarian yang sangat nyaman, mereka bisa berjalan dengan rindang, mereka menikmati di sepanjang perjalanannya," kata Edy kepada wartawan.

Edy menjelaskan bahwa pihaknya menyadari kebiasaan tersebut butuh transisi. Oleh sebab itu, pada malam pergantian tahun ini, pihaknya tetap menyediakan shuttle bus listrik dengan jumlah yang terbatas.

"Nah memang ini butuh transisi. Oleh karenanya kami sediakan shuttle. Shuttle-nya itu adalah shuttle listrik karena kita konsep green, kita ada sediakan kurang lebih hampir 15 kendaraan shuttle di Taman Mini," jelas Edy.

Edy pun mengajak masyarakat menikmati kawasan Taman Mini yang ditata lebih hijau dengan berjalan kaki. Dia memastikan bakal ada pengalaman baru di setiap langkah masyarakat yang mengunjungi kawasan TMII.

"Tapi sekali lagi menikmati Taman Mini itu bukan dengan shuttle ini, tapi ayo berjalan karena sepanjang langkah anda akan menghasilkan experience baru di Taman Mini ini," ucapnya.

Reporter: Winda Nelfira [cob]