Ini Respons Direktur Balap F1 terhadap Kritik Vettel

Luke Smith
·Bacaan 2 menit

Pilot Jerman itu menilai sangat memalukan ketika para pembalap harus melakukan putaran ekstra untuk membebaskan diri, alih-alih mengatur perangkat lunak waktu dan memberikan lap mereka kembali.

Ia bertambah geram ketika melihat masih ada marshall di lintasan saat mobil-mobil F1 mengikuti safety car.

Bahkan Pembalap Racing Point, Lance Stroll, melintas di dekat seorang petugas yang sedang membersihkan serpihan mobil George Russell di Acque Minerali. Situasi tersebut tentu saja membahayakan marshall maupun pembalap sendiri.

Terkait dengan kritik Vettel, Masi menjelaskan saat ini Federasi Otomotif Internasional (FIA) sedang meninjau aturan itu. Akan ada perubahan untuk memastikan bahwa mobil-mobil punya waktu untuk unlap dengan hati-hati.

“Kami melakukan beberapa perubahan prosedural yang telah dibahas dengan manager tim dan para pembalap dalam pertemuan masing-masing pada Kamis dan Jumat malam. Kedua grup mendukung penuh,” ujarnya.

“Ada elemen procedural yang berubah sesuai saran yang bisa dan tak bisa dilakukan di masa depan, untuk 2021 dan seterusnya. Topik ini ada dalam agenda komite penasihat olahraga, sebuah grup yang mewakili FIA, F1 dan semua manager tim.”

Kendati demikian, belum ada keputusan final karena diskusi dan kajian terus dilakukan di berbagai level.

“Kami akan membicarakannya dan melihat sisi positif, negatif dan konsekuensi yang tak diinginkan, sebab kami menemukan selama bertahun-tahun bahwa apa pun yang Anda lakukan sebagai reaksi spontan dalam arti peraturan umum biasanya menimbulkan konsekuensi buruk,” Masi melanjutkan.

Baca Juga:

Sayap Depan, Masalah Utama Verstappen pada GP Turki Brawn: Sebuah Tragedi jika Perez Tinggalkan F1

"Grup itu satu kesatuan, kolektif, kami akan mendiskusikannya dan melihat semua permutasi.”

Namun Masi mengutarakan bahwa saran Vettel untuk mengubah pengaturan waktu dan memberi mobil-mobil lap-nya kembali sudah ditolak oleh semua tim. Alasannya beberapa faktor seperti bahan bakar dan manajemen ban akan terdampak.

“Menurut pemahaman saya, ini sesuatu yang harus dilihat beberapa tahun lalu ketika regulasi pertama kali diberlakukan. Pada diskusi saat itu, dari apa yang saya beritahu, tim-tim tidak menyukai itu,” tuturnya.

“Anda bicara tentang degradasi ban yang berbeda, pemuatan bahan bakar berbeda, apa konsekuensi lebih lanjut sekitar itu, hanya melakukan perubahan perangkat lunak, dengan kata lain, versus apa sisi negatif olahraga secara keseluruhan.”