Ini Rincian Tarif Royalti Batu Bara Terbaru, Penjualan Dalam Negeri Dipatok 14 Persen

·Bacaan 2 menit

Merdeka.com - Merdeka.com - Pemerintah telah menerbitkan Peraturan Pemerintah (PP) No.15 tahun 2022 tentang Perlakuan Perpajakan dan atau Penerimaan Negara Bukan Pajak di Bidang Usaha Pertambangan Batu Bara.

Direktur Pembinaan Pengusahaan Batu Bara Direktorat Jenderal Mineral dan Batu Bara Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Lana Saria menjelaskan, dalam pengenaan tarif Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) batu bara ini dibedakan Perjanjian Karya Pengusahaan Pertambangan Batu Bara (PKP2B) Generasi 1 dengan PKP2B Generasi 1 Plus.

Untuk tarif PNBP Generasi 1 berada dalam kisaran 14-28 persen sesuai dengan masing-masing Harga Batu Bara Acuan (HBA). Sementara Generasi 1 Plus di kisaran 20-27 persen, tapi khusus untuk penjualan batu bara di dalam negeri ditetapkan sama, sebesar 14 persen.

"Untuk penjualan batu bara di dalam negeri, PNBP dikunci di 14 persen," kata Lana dalam Konferensi Pers Virtual Peraturan Presiden Nomor 55 Tahun 2022 dan PP nomor 15 tahun 2022, Senin (18/4).

Lana menjelaskan, dipatoknya tarif royalti batu bara untuk penjualan dalam negeri sebesar 14 persen kerena harga jual batu bara di dalam negeri juga dipatok maksimal sebesar USD 70 per ton untuk pembangkit listrik. Sedangkan untuk industri seperti semen, pupuk dan lainnya dipatok USD 90 per ton.

Untuk membedakan PKP2B Generasi 1 dan Generasi 1 Plus terletak pada aturan pengenaan Pajak Penghasilan (PPh) dan Pajak Pertambahan Nilai (PPN). Memang untuk PKP2B Generasi 1 dan Generasi 1 Plus, tarif PNBP-nya sama-sama dikenakan 13,5 persen. Tapi yang membedakan adalah pengenaan pajaknya.

"Tapi PPH nya pada generasi 1 dikenakan 45 persen karena sesuai kontrak, tetapi generasi 1 plus pengenaan pajaknya bersifat prevailing law mengikuti peraturan yang berlaku," ujarnya.

Penentuan Tarif Royalti

Demikian, sekarang PPh Badan sudah dikunci di 22 persen, sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku saat ini.

Berikut penentuan tarif royalti batu bara terbaru, antara lain:

IUPK dari PKP2B Generasi 1:

- HBA kurang dari USD 70 per ton, tarif royalti 14 persen

- HBA antara USD 70 - USD 80 per ton, tarif royalti 17 persen

- HBA antara USD 80 - USD 90 per ton, tarif royalti 23 persen.

- HBA antara USD 90 - USD 100 per ton, tarif royalti 25 persen.

- HBA lebih dari USD 100 per ton, tarif royalti 28 persen.

IUPK dari PKP2B Generasi 1 Plus:

- HBA kurang dari USD 70 per ton, tarif royalti 20 persen.

- HBA antara USD 70 - USD 80 per ton, tarif royalti 21 persen.

- HBA antara USD 80 - USD 90 per ton, tarif royalti 22 persen.

- HBA antara USD 90 - USD 100 per ton, tarif royalti 24 persen.

- HBA lebih dari USD 100 per ton, tarif royalti 27 persen. [idr]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel