Ini Siasat Diler Mobil Dapat Untung Lebih dari Konsumen

Krisna Wicaksono
·Bacaan 1 menit

VIVA – Produsen dan diler mobil menemukan cara baru, supaya mereka bisa mendapatkan keuntungan lebih dari unit yang dijual ke konsumen.

Hal ini sudah mulai diterapkan di beberapa diler kendaraan yang ada di Amerika Serikat. Tekniknya adalah membuat supaya pemilik mobil harus berlangganan, apabila ingin mendapatkan fitur lebih.

Dilansir VIVA Otomotif dari laman Carscoops, Minggu 2 Mei 2021, hal itu dimungkinkan karena saat ini perkembangan teknologi sudah semakin canggih, di mana mobil dapat terhubung ke jaringan internet setiap saat.

Sebagai contoh, General Motors memiliki layanan OnStar yang berguna untuk melacak keberadaan mobil apabila dicuri. Namun, kini fungsinya dibuat lebih luas dari sekadar pengaman.

Pabrikan asal AS itu menyediakan layanan tambahan berupa Maps+, yang bisa menambah fungsi navigasi pada sistem hiburan. Sekitar 900 ribu unit mobil GM yang saat ini dimiliki konsumen, bisa mendapatkan fitur itu dengan membayar US$15 atau setara Rp216 ribu per bulan.

Menurut pihak GM, fasilitas tersebut dihadirkan karena para pengguna mobil saat ini ingin bisa mendapatkan layanan yang lebih dengan mudah, tanpa perlu repot mengganti mobil atau datang ke bengkel resmi.

Sistem yang digunakan GM sepenuhnya memanfaatkan internet, jadi perangkat lunak sistem hiburan akan diperbarui dengan mengunduh program langsung dari perangkat tersebut.

Hal yang sama juga dilakukan oleh Mercedes-Benz, di mana mobil terbaru mereka bisa ditambahkan fitur khusus hanya dengan mengunduh program.

Menurut prediksi, empat tahun lagi 350 juta unit kendaraan di seluruh dunia bakal memiliki kemampuan ini. Jenis fiturnya juga akan semakin beragam, mulai dari hiburan hingga performa mesin.