Ini Sosok Pedagang Histeris Minta Tolong Jokowi di Pasar Bogor

·Bacaan 2 menit

Merdeka.com - Merdeka.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menerima aduan dari dua orang pedagang buah, mengenai pamannya yang ditangkap polisi saat berkunjung ke Pasar Bogor, Kota Bogor, Kamis (21/4).

Pedagang tersebut histeris teriak memanggil Jokowi saat orang nomor satu RI tersebut melintas. Sempat dihalau Paspampres. Namun akhirnya Jokowi menghampiri keduanya.

Siapa mereka?

Keduanya yakni Kurnialih dan Rahman. Mereka menyampaikan ke presiden tentang pamannya, Ujang Sarjana yang ditangkap polisi karena mereka menganggap sang paman melawan tindakan pungutan liar.

Kurnialih dan Rahmah sejari-hari berjualan buah di Jalan Bata, Pasar Bogor, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor. Dia mengungkapkan, alasan mengadu ke Jokowi karena tidak tahu lagi harus meminta tolong kepada siapa.

"Kemarin saya pulang dari persidangan dan baru tahu kalau mau ada Jokowi, karena semua sudah dirapihin tuh yang biasa dipakai untuk parkir jadi jualan makanan. Pas saya panggil Alhamdulillah Pak Jokowi nengok terus saya sampaikan saja," kata Kurnialih, Jumat (22/4).

Dia juga mengakui telah berbuat banyak untuk membela pamannya itu, seperti meminta bantuan pengacara dan lain sebagainya. "Nah kebetulan ada presiden. Spontan saja saya ngadunya. Soalnya bingung mau ke siapa lagi," kata dia.

Dia juga mengakui, Jokowi hanya menyampaikan agar masalah ini diselesaikan. "Pak Jokowi bilang harusnya langsung diberesin. Terus nyuruh Kapolda agar ini diurusin. Saya sih maunya paman saya dibebasin," kata Kurnialih.

Sebelumnya diberitakan, Presiden Joko Widodo (Jokowi) berkunjung ke Pasar Bogor, Kota Bogor, Kamis (21/4). Dalam kunjungan tersebut, Jokowi mendapatkan laporan dari pedagang pasar.

Seorang wanita berjilbab tersebut teriak menangis saat Jokowi melewati dagangannya. Dia meminta Jokowi menolong sang paman yang ditangkap polisi.

Wanita tersebut sempat dihalangi Paspampres saat hendak mendekat. Kemudian Jokowi menghampirinya. "Melawan Pungli ditangkap polisi, om kami ditangkap polisi. Hanya bapak yang bisa menolong," kata wanita tersebut sambil menangis.

Jokowi pun meminta wanita tersebut tenang. Seskab Pramono Anung langsung mengeluarkan catatan dan menulisnya.

"Yang dipenjara siapa?" kata Pramono.

"Om saya," kata wanita tersebut.

"Namanya siapa?" kata Pramono.

"Ujang Sarjana bapak. Mana mau lebaran, anaknya ada empat," jelas wanita tersebut.

"Cuma bapak yang bisa bantu kami bapak," kata wanita itu sambil terisak.

Kata Kapolres Bogor

Kapolres Bogor Kota Kombes Susatyo Purnomo Condro mengakui, ada kasus tersebut. Dia berjanji akan melakukan audit investigasi terhadap kasus tersebut.

"Telah kami lakukan pemeriksaan atas keberatan yang disampaikan kepada Bapak Presiden. Kami akan menindaklanjuti dengan audit investigasi," kata Susatyo.

Dia mengatakan, perkara ini ditangani oleh kepolisian pada bulan Desember 2021 atas pengeroyokan terhadap sesama pedagang.

Proses penyidikan, kata dia, telah dilaksanakan sesuai prosedur dengan mempertimbangkan aspek keadilan bagi semua pihak.

"Keberatan atas penanganan perkara ini juga telah diuji melalui mekanisme pra peradilan. Atas informasi ini, kami akan memberikan atensi khusus terhadap perkara ini," tegas Susatyo. [rnd]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel